SuaraBatam.id - Memasuki masa menopause, metabolisme perempuan melambat dan berdampak pada bertambahnya berat badan.
Untuk perempuan yang bermasalah dengan berat badan pada masa menopause, ada beberapa cara diet yang bisa dilakukan.
Dilansir dari herstory, diet yang disarankan bagi perempuan ada 5 cara, berikut bocorannya.
1. Diet Mediterania
Metode diet ini dilakukan dengan banyak mengonsumsi ikan, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan minyak zaitun.
Mengonsumsi daging hanyalah seminggu sekali, sepertiga dari diet ini terdiri dari lemak, namun rendah lemak jening tidak lebih dari 8 persen dari total kalori harian.
Berdasarkan penelitian, diet ini bisa membuat pelakunya panjang umur, karena bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, dan mempertahankan berat badan yang sehat.
2. Diet DASH
Diet ini bertujuan menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Mengingat saat menopause risiko sakit jantung dan tekanan darah tinggi meningkat drastis.
Pola makan dalam diet ini yaitu makanan yang tinggi kalsium, kalium dan magnesium yang terkenal baik untuk menekan hipertensi. Contoh makanannya seperti sayuran, buah, susu rendah lemak, biji-bijian, kacang-kacangan ikan hingga unggas.
3. Diet Paleo
Diet ini adalah metode tinggi protein, namun rendah karbohidrat. Sehingga fokus makanan yang dikonsumsi adalah telur, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan daging.
Baca Juga: Kenali 5 Tanda Menopause, Salah Satunya Sulit Tidur
Metode diet ini didasarkan oleh pendapat ahli, yang berpendapat jika makanan rendah karbohidrat bisa mencegah diabetes atau resistensi insulin di usia 50 tahun ke atas.
4. Diet Vegan
Diet ini sangat membatasi aneka makanan yang berasalr dari hewan. Tidak hanya daging, dalam diet ini susu dan telur juga dibatasi atau bahkan tidak dikonsumsi sama sekali.
Menurut penelitian menjadi vegan bisa mencegah penyakit tertentu seperti jantung, kanker, diabetes tipe 2. Namun kelemahan diet ini, membuat pelakunya tidak kekurangan asupan vitamin B12, vitamin D, yodium, zat besi, kalsium, seng, hingga asam lemak omega 3.
5. Diet Flexitarian
Metode diet ini berfokus pada makanan dari daging dan ikan, dan lebih fleksibel dari metode diet vegan yang tidak makan produk dari hewan. Namun dalam diet ini harus banyak mengonsumsi serat, sehingga asupan zat besi dan omega 3 tetap terjaga.
Cara diet membuat pelakunya mendapatkan asupan tinggi kalsium, yang berguna untuk mencegah osteoporosis, berat badan ideal, dan jantung sehat.
Berita Terkait
-
Menopause dan Kesehatan: Tips Ahli Mengatasi Bintik Matahari dan Kerutan
-
5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an
-
Menopause Bukan Akhir, tapi Transisi yang Butuh Dukungan
-
Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan
-
Kulit Cerah dan Sehat di Usia Menopause: Intip Solusi Kulit Kering dan Iritasi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar