SuaraBatam.id - Pihak Mapolsek Sekupang, Batam, Kepulauan Riau merilis hasil autopsi Windy Fitri Rahayu (23), yang ditemukan meninggal paska kebakaran sebuah kamar di rumah kontrakan di RT 01 RW 01, Tiban Lama pada, Rabu (1/12/2021) dinihari kemarin.
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana menuturkan bahwa dari pihak medis Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, tidak menemukan dugaan tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Murni kecelakaan, dan memang petugas autopsi memastikan tidak menemukan tanda kekerasan," tegasnya melalui sambungan telepon, Kamis (2/12/2021) malam melalui sambungan telepon.
Saat ini, pihaknya menduga bahwa korban tidak sadarkan diri akibat terlalu banyak menghirup asap dari kebakaran yang terjadi di kamarnya.
Korban sendiri, juga diduga keracunan asap yang menyebab dunia.
"Karena tim medis juga menemukan luka bakar di tubuh korban hanya 9 persen. Korban diduga keracunan asap," lanjutnya.
Yudha menjelaskan, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa penyebab kebakaran itu akibat konsleting listrik yang terjadi di plafon kamar korban.
“Jadi dari sana itu, merembeslah ke listrik kipas angin. Kabelnya itu yang meleleh,” kata Yudha.
Diberitakan sebelumnya, Windy Fitri Rahayu menjadi korban kebakaran di RT 01, RW 01, Kelurahan Tiban Lama, Sekupang, Batam, Rabu (1/12/2021) dini hari.
Baca Juga: Korban Tewas Cyber I Karena Kepulan Asap, Wagub Soroti Minimnya Alat Pemecah Kaca
Windy Fitri Rahayu adalah seorang pekerja swasta di PT. TDK Electronic.
Pada saat terjadi kebakaran, warga yang mengetahui langsung meminta pertolongan warga sekitar dan langsung berusaha memadamkan api.
Namun nahas, setelah api padam, korban ditemukan warga sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamarnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan
-
TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah
-
Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal
-
Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental
-
Gudang di Karet Kuningan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI