SuaraBatam.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat menunda liburan pada periode Natal dan tahun baru (Nataru) nanti.
Apalagi, saat ini telah ditemukan varian baru virus Covid-19, yakni B.1.1.529 atau disebut dengan varian Omicron pada sejumlah negara.
"Masyarakat harus mementingkan keluarga dibanding mementingkan yang sifatnya sementara, seperti libur yang membuat kita jatuh sakit," kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Alexander Ginting dalam dialog virtual KPCPEN, Selasa (30/11/2021).
Pemerintah tengah menyusun sejumlah kebijakan untuk penyebaran Covid-19. Misalnya, dengan sistem ganjil-genap, penggunaan PeduliLindungi, hingga syarat tes antigen 1x24 jam atau PCR 2x24 jam bagi para pelaku perjalanan.
Ia mengakui pemerintah memang telah melonggarkan aktivitas masyarakat belakangan ini. Namun, hal tersebut bukan berarti masyarakat bisa menurunkan kewaspadaan.
"Kita tetap harus waspada karena virus masih ada di sekitar kita," imbau Alex.
Alex menekankan kewaspadaan perlu diterapkan agar dapat melindungi diri sendiri serta keluarga dari risiko terpapar virus Covid-19.
"Kita harus bangun kewaspadaan, bukan bangun kekhawatiran," tandasnya.
Baca Juga: Jelang Nataru, Pemalang dan Jepara Masih Level 3, Ganjar: Prokes Ketat!
Berita Terkait
-
Libur Nataru, Internet Melonjak! Trafik Telkomsel Naik 12,42 Persen
-
Libur Nataru, Data Streaming dan Gim Buat Trafik Jaringan XLSMART Melonjak Tajam
-
Penggunaan SPKLU PLN Naik Hampir 500 Persen Saat Libur Nataru
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru
-
Konsumsi Bensin Mudik Nataru Cuma Naik 0,9%, BPH Migas Ungkap Alasannya
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam