SuaraBatam.id - Berdasarkan Satgas COVID-19, Per Jumat 19 November 2021, jumlah kasus aktif di lima kabupaten dan kota di Kepulauan Riau (Kepri) tinggal 9 orang.
Kasus itu tersebar di Batam 3 orang, Tanjungpinang 2 orang, Bintan satu orang, Karimun 2 orang, dan Kepulauan Anambas satu orang.
"Lingga sudah lebih dari empat pekan nol kasus aktif sehingga ditetapkan sebagai zona hijau, sedangkan Natuna akan menyusul Lingga bila dalam 2,5 pekan nol kasus aktif COVID-19," ucap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Jumat lalu.
Secara umum, kata dia, penanganan COVID-19 berlangsung dengan baik, mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga pelaksanaan program vaksinasi yang sudah mencapai lebih dari 91 persen dari 1,3 juta orang, target sasaran vaksinasi.
"Kabupaten dan kota selain Lingga ditetapkan sebagai zona kuning dengan risiko penularan rendah," ujarnya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.
Tjetjep mengungkapkan penambahan satu pasien baru COVID-19 terjadi di Batam. Sementara enam kabupaten dan kota lainnya, tidak terjadi penambahan kasus baru sejak empat hari lalu.
Sementara pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 3 orang, tersebar di Batam 2 orang dan Bintan satu orang.
"Kami imbau masyarakat untuk tetao konsisten menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," katanya.
Tjetjep mengemukakan total pasien COVID-19 di Kepri sejak pandemi sampai sekarang mencapai 53.869 orang, tersebar di Batam 25.921 orang, Tanjungpinang 10.228 orang, Bintan 5.583 orang, Karimun 5.486 orang, Anambas 1.846 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.495 orang.
Baca Juga: Pakar: Pemerintah Harus Lakukan 5 Hal Ini untuk Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Libur Nataru
Total jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 sejak pandemi mencapai 52.102 orang, tersebar di Batam 25.077 orang, Tanjungpinang 9.824 orang, Bintan 5.402 orang, Karimun 5.323 orang, Anambas 1.798 orang, Lingga 2.225 orang, dan Natuna 2.453 orang.
Total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi COVID-19 sebanyak 1.758 orang, tersebar di Batam 841 orang, Tanjungpinang 402 orang, Bintan 180 orang, Karimun 161 orang, Anambas 47 orang, Lingga 85 orang, dan Natuna 42 orang.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," ucapnya. (antara)
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi
-
10 Ide Prompt AI Bikin Poster Ramadan 2026, Penuh Nuansa Spiritual
-
Guru Agama di Batam Cabuli Siswa, Polisi Ungkap Modusnya
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!