SuaraBatam.id - Bupati Tanjung Balai Karimun, Aunur Rafiq menyerahkan bantuan 20 unit sampan beserta alat tangkap kepada dua kelompok usaha bersama (KUB).
2 KUB tersebut adalah KUB Nelayan Pesisir dan KUB Nelayan Renjeng, di Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Dikutip dari Batamnews, satu KUB mendapatkan 10 sampan yang anggaran pengadaannya bersumber dari dana APBD 2021.
"Kecamatan Durai ini salah satu basis perikanan di Karimun yang mana masyarakatnya memang didominasi bekerja sebagai nelayan," ucap Rafiq.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan TPI dan PPI Dinas Perikanan Karimun, Sapridin mengingatkan bahwa bantuan tersebut tidak boleh dijual.
"Sesuai imbauan bapak Bupati, nelayan yang menerima bantuan ini diharapkan dapat memanfaatkannya sesuai fungsinya, bantuan ini tidak boleh dijual belikan karena nantinya ada penyuluh dari kami yang akan melaporkan sejauh mana kegunaan bantuan tersebut," ujar Sapridin.
Sementara itu, Idon salah seorang penerima bantuan sampan mengatakan, ia bersama rekan nelayan lainnya yang tergabung dalam KUB Renjeng telah mengajukan permohonan bantuan 20 unit sampan itu, sejak tahun 2020 lalu.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Karimun atas terealisasinya bantuan 20 unit sampan ini, kami memohon bantuan tersebut sejak tahun lalu, dan alhamdulillah tahun ini akhirnya terealisasi," ucap Idon.
Berita Terkait
-
Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan
-
Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare
-
Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T
-
Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat
-
Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia