SuaraBatam.id - Kepala Dinas Sosial (dinsos) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Doli Boniara menyampaikan bahwa Pemprov Kepri telah menganggarkan sekitar Rp20 miliar dana bantuan sosial tunai COVID-19.
Dikutip dari Antara, anggaran itu diperoleh dari kegiatan refocussing APBD tahun anggaran 2021 untuk penanganan pandemi COVID-19 dengan total mencapai Rp186 miliar.
Saat ini dinsos Kepri telah menyalurkan sebanyak 2.014 bantuan sosial (Bansos) tunai kepada pasien COVID-19 di seluruh kabupaten/kota setempat terhitung sejak bulan Juni 2021.
Ia merinci, 1.378 bansos diberikan kepada penerima yang terkonfirmasi COVID-19 dan 636 bansos diberikan untuk pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19.
"Bansos berupa uang tunai sebesar Rp1 juta kepada pasien terkonfirmasi dan Rp3 juta untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia," kata Doli di Tanjungpinang, Rabu.
Doli menyampaikan hingga kini pihaknya terus berupaya untuk dapat menyalurkan bansos ini kepada masyarakat Kepri yang terkonfirmasi COVID-19.
Dia memastikan data penerima sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta terverifikasi di Dinas Kesehatan.
Pemberian bansos ini, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk komitmen Pemprov Kepri untuk meringankan beban pasien terkonfirmasi COVID-19.
"Khususnya bagi mereka yang termasuk ke dalam keluarga tidak mampu, dengan terkonfirmasi COVID-19 tentu menyulitkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," ujar Doli. (antara)
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia