SuaraBatam.id - Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Raden Hari Tjahyono perihatin dengan banyaknya masyarakat terjerat pinjaman online (Pinjol) ilegal.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun meminta aparat penegak hukum untuk menindak pinjol yang tidak mendapatkan rekomendasi terdaftar atau izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Kehadiran pinjol ini khususnya yang tidak mendapatkan izin resmi OJK tentu meresahkan masyarakat. Banyak yang terjebak pinjol, maka kita aparat penegak hukum bekerjasama dengan OJK untuk mengawasi pinjol yang tidak ada rekomendasi OJK nya," kata Raden Hari.
Dia menambahkan, aplikasi pinjol kerap menyedot data pengguna. Buktinya seluruh kontak data bisa mendapatkan pesan dari pinjol jika masyarakat yang meminjam telat bayar.
"Kita dukung Aparat penegak hukum untuk menindaktegas pinjol-pinjol tak berizin resmi dan terdaftar OJK, masyarakat jadi tambah resah dan susah dengan kehadiran mereka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
Siapa Sardjito? Kandidat Bos Bursa Mineral Pilihan Prabowo
-
DPR Terima Supres Calon Bos Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK
-
Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia