SuaraBatam.id - Bulu tangkis termasuk olahraga yang sering mengharumkan nama Indonesia. Prestasi-prestasi atlet di tournamen kancang dunia memang patut dibanggakan.
Tercatat, sejumlah legenda bulu tangkis sudah menancapkan nama mereka di pentas dunia.
Berikut, dirangkum dari Bolatimes inilah sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia yang banyak meraih prestasi.
1. Susy Susanti
Legenda selanjutnya datang dari sektor putri. Kali ini nama yang patut dicap sebagai legenda adalah Susy Susanti.
Nama Susy sudah mencuri perhatian sejak usia dini. Sejumlah gelar juga sudah pernah diraih oleh wanita kelahiran Tasikmalaya, 1971 ini.
Berikut prestasi Susy Susanti.
Juara Indonesia Open 1989, 1991, 1994, 1995, 1996, 1997
Juara All England 1990, 1991, 1992, 1993, 1994, dan 1996
Juara World Badminton Grand Prix 1990, 1991, 1992, 1993, 1994, dan 1996
Juara Swedia Open 1991
Juara Denmark Open 1991 dan 1992
Juara Thailand Open 1991, 1992, 1993, dan 1994
Juara China Taipe 1991 dan 1994
Juara Jepang Open 1992, 1994 dan 1995
Juara Olimpiade 1992
Juara World Championship 1993
Juara Dutch Open 1993
Juara Malaysia Open 1993, 1994, 1995, dan 1996
Juara Piala Uber 1994 dan 1996
Juara Korea Open 1995
Medali Perunggu Olimpiade 1996
2. Rudy Hartono
Baca Juga: Piala Uber 2020: Tim Putri Indonesia Ketergantungan Greysia / Apriyani
Mulut Sumardji Dekati Wajah Robert Alberts, Komdis PSSI Lakukan Investigasi
Nama Rudy menjadi yang pertama yang menyandang legenda. Pria yang lahir di Surabaya, 18 Agustus 1949 ini sudah punya prestasi mentereng.
Adapun, prestasi paling memorable adalah juara All England. Tak tanggung-tanggung, Rudy menyabet 8 gelar.
Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono saat ditemui di Gedung Jaya Raya, Thamrin, Jakarta, Jumat (26/4/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Selain All England, Rudy juga menyabet Piala Thomas di ajang beregu. Catatan manis pernah ditorehkannya dengan meraih empat kali juara.
Berikut rincian prestasi Rudy Hartono.
Juara Dunia Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis II 1980
Juara All England 1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, dan 1976
Piala Thomas 1970, 1973, 1976 dan 1979
Tag
Berita Terkait
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah