SuaraBatam.id - Facebook berhasil uji coba mengurangi konten-konten politik di new feed untuk layanan di Indonesia.
Percobaan itu dilakukan di 75 negara termasuk Indonesia, demikian diwartakan Engadget pekan ini.
Pada Januari kemarin, CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa konten politik akan dikurangi dari News Feed.
Uji coba ini awalnya digelar di Amerika Serikat, lalu diperluas ke delapan negara termasuk Indonesia, dan kini menjangkau 75 negara.
Pengurangan konten politik ini disebabkan karena pengguna Facebook yang melakukan protes karena tidak ingin konten politik mengambil alih fitur News Feed mereka.
“Orang tak ingin politik dan pertengkaran merebut kenyamanan mereka," kata Zuckerberg.
Facebook tak mengungkap 75 negara tempat uji coba itu digelar. Tetapi seorang juru bicara mengakui bahwa perubahan pada News Feed itu hanya diterapkan pada sebagian kecil orang di setiap negara.
Selain itu, negara yang sedang menyongsong pemilihan umum juga dikecualikan dari uji coba ini.
Uji coba pengurangan konten politik di Indonesia sendiri digelar sejak minggu pertama bulan Februari kemarin.
Baca Juga: Atlet PON Kepri Tiba di Batam, Bawa 2 Medali Emas 5 Perak dan 4 Perunggu
Berita Terkait
-
Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Ratusan Pro Palestina Demo saat Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih: Stop Bantuan Amerika ke Israel!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI