SuaraBatam.id - Viral seorang perempuan membagikan kisahnya memiliki mertua yang toksik dan suka berkomentar body shaming.
Lewat Facebook, wanita ini membagikan curhatan kepada warganet.
Melansir dari The Sun, wanita tersebut membagikan curhatan memiliki ibu mertua toksik.
Ternyata, ibu mertua wanita ini sering membandingkannya dengan mantan pacar sang suami.
Bukan cuma dibandingkan, wanita ini juga diejek memiliki badan mirip sapi.
Pasalnya, si mantan pacar suami mempunyai tubuh lebih kurus.
Selain komentar body shaming, wanita ini juga diejek mirip sapi karena pilihan bajunya ketika bertemu mertua.
Untunglah, wanita ini tetap mendapat dukungan dari suami. Selain membelanya, sang suami bahkan memutuskan berhenti berhubungan dengan ibunya.
Suami pun sempat meminta supaya ibunya lebih baik diam jika tidak bisa memberikan komentar positif.
Suami wanita ini juga menjelaskan bahwa istrinya yang sekarang jauh lebih baik dibandingkan mantan pacar dulu.
Baca Juga: Pria Pulang Merantau Tanpa Beri Kabar, Kejutkan Ortu saat Jualan Ketoprak Bikin Mewek
Sejak diunggah, curhatan anonim tersebut panen komentar warganet. Tak sedikit warganet yang bersimpati dan memuji suami wanita ini karena berani memutuskan hubungan dengan ibunya.
Seorang warganet berkomentar, "Kau terlihat cantik. Ibu mertuamu adalah seseorang yang menjijikkan. Juga, aku setuju dengan suamimu."
"Itu sudah kelewatan. Aku lega suamimu berada di pihakmu," komentar warganet lain.
Di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang menulis bahwa mereka pernah mengalami hal serupa dan mendapat komentar body shaming dari ibu mertua.
"Ibu mertuaku mengetahui aku melakukan operasi untuk menurunkan berat badan dan berkata aku akan meninggalkan suamiku jika aku terlihat cantik nanti," curhat seorang warganet.
"Ibu mertuaku mengirim foto pribadiku ke seluruh keluarga dan berkata bahwa ia berharap anak kami terlihat seperti ayahnya. Suamiku melakukan hal yang sama. Ia sudah lama tak bicara dengan ibunya," ungkap warganet lain.
Berita Terkait
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
-
Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya