SuaraBatam.id - Viral curhatan wisatawan bayar parkiran ratusan ribu di Farmhouse Lembang, Jawa Barat. Seorang pria membongkar dirinya harus membayar Rp 150 ribu untuk parkir di tempat wisata tersebut.
Kisah ini menjadi viral dan otomatis mengungkap bayaran tidak wajar di Farm house.
Akun Instagram @warungjurnalis telah membagikan curhatan itu, video sedikitnya telah disaksikan 10 ribu kali.
Pria itu mengungkapkan kekecewaannya setelah membayar parkir dengan harga tidak wajar. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 10 September 2021.
"Viral wisatawan keluh kesah tarif parkir kendaraan Rp 150 ribu. Ungkapan kekecewaan wisatawan terkait harga parkir liar di sekitar wisata farmhouse Lembang. (10/10/21)," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Senin (11/10/2021).
Dalam video, pria ini merekam tempat parkir kendaraannya. Ia juga memberikan laporan mengenai tarif parkir yang tidak masuk akal itu sebagai bentuk peringatan.
"Hey guys, izin melaporkan. Ini masih ada beberapa parkiran di kawasan Farmohouse, Lembang dengan tarif Rp 150 ribu. Nah yah, ini daerah sini ya. Thank you," jelas pria tersebut dalam video.
Curhatan wisatawan itu kemudian beredar luas di media sosial dan menggegerkan publik. Bahkan, kasus itu dikabarkan sudah ditangani oleh Polsek Lembang.
"Selamat datang di Jawa Barat juragan," sahut warganet.
Baca Juga: Capaian Vaksinasi COVID-19 di Batam: Target Lansia Masih Rendah
"Motor aja bisa sampai 15 ribu atau 20 ribu tuh," beber warganet.
"Emang gitu Jawa barat, bulan kemarin aja pas sholat Jum'at di masjid dekat alun alun Bandung, kena parkir 10 ribu per motor (motor plat B Jakarta). Gua mah kapok ke sana lagi, mending main ke Jawa Tengah sekarang mah," curhat warganet.
"Gue mah dari dulu paling anti wisata ke Jabar, mayoritas harga makanannya digetok semua apalagi parkirnya. Mending nabung terus ke Bali dah," tulis warganet.
"Warga Jawa Barat memang begitu, ketika wisatawan dari Jakarta atau daerah lain datang, pasti apapun dimahalin," timpal lainnya.
"Ini yang bikin citra wisata di sana rusak," komentar warganet.
"Punglinya memang bikin resah wisatawan," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang