SuaraBatam.id - Para peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 Batam, diminta untuk melengkapi diri surat keterangan Swab PCR kurun waktu 2x24 jam.
Hal ini ditegaskan Kepala UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam, Delpa Nopri Kasmi, kepada seluruh peserta yang lolos mengikuti ujian lanjutan bagi tingkat Kota Batam yang dimulai pada 2-18 September mendatang.
"Kalau tidak Swab, minimal Rapid Antigen kurun waktu 1×24 jam dengan hasil negatif atau non reaktif. Pelaksanaan ujian akan di gelar di Gedung Bersama atau Kantor UPT BKN Batam," tegasnya melalui sambungan telepon, Kamis (26/8/2021).
Namun, bagi para peserta yang memiliki hasil reaktif, diminta untuk melakukan pelaporan ke instansi tujuan, agar ujian dapat dijadwalkan kembali.
Dalam pelaporan yang dimaksud, para peserta wajib melampirkan hasil Swab PCR atau Antigen Test, maksimal sehari sebelum jadwal ujian masing-masing peserta dimulai.
Delpa menambahkan, untuk saat ini para peserta dapat melakukan pelaporan, melalui help desk dari instansi tujuan.
"Pelaporan dilakukan sebelum jadwal ujian. Bisa melalui sistem atau website, tapi lebih aman nya bisa juga melalui help desk instansi tujuan," terangnya.
Nantinya, pihak instansi yang menerima laporan wajib untuk membuat permohonan kepada Kepala BKN, dengan tembusan melalui Deputi Sistem Informasi Kepegawaian.
"Darisana kami akan memberikan jadwal ulang bagi para peserta yang telah melapor," tambahnya.
Baca Juga: Tuai Pro dan Kontra, Ini 6 Syarat SKD CPNS 2021 Terbaru yang Wajib Diketahui Peserta Tes
Saat mengikuti ujian, seluruh peserta wajib menggunakan masker ganda atau dua lapis, dengan rincian masker medis dan masker kain.
Kemudian menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan, dan membawa hand sanitizer.
Delpa melanjutkan, dalam pelaksanaan nya, tes SKD akan dilaksanakan dengan pembagian empat kloter.
"Masing-masing kloter ujian maksimal 95 peserta. Itu sudah sesuai dengan ketentuan 30 persen dari maksimal total kapasitas ruangan," paparnya.
Saat ini pihaknya masih mempersiapkan ruangan hingga fasilitas pendukung lainnya.
Rencananya ruang tunggu akan dipindahkan ke lantai dasar, hal ini guna menghindari kerumunan di tempat pelaksanaan ujian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas ke Batam, Dibongkar lalu Dijual Eceran
-
Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat
-
Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik