SuaraBatam.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, akhirnya merealisasikan pembongkaran bangunan bekas Pasar Induk Jodoh, Kamis (26/8/2021).
Sebelumnya, pembongkaran bekas bangunan ini sempat tertunda dikarenakan kematian Priska Ginting (42).
Diduga, Priska meninggal dunia saat sedang terjadi penggusuran di Pasar Induk Jodoh, pada Senin (26/7/2021) lalu.
Sementara itu, saat ini pantauan di lokasi pembongkaran berjalan lancar, tanpa adanya perlawanan dari masyarakat yang sebelumnya menggunakan lapak pasar sebagai tempat tinggal.
Sebanyak dua kendaraan berat terpantau telah melakukan pembongkaran, serta adanya para petugas gabungan yang berjaga di lokasi pembongkaran.
"Pembongkaran hari ini lanjutan dari kegiatan yang tertunda kemarin. Dan sampai saat ini semua proses nya berlangsung lancar," ujar Kadisperindag, Gustian Riau yang ditemui di lokasi.
Pihaknya menargetkan bahwa proses pembongkaran, dapat diselesaikan kurun waktu dua hari mendatang.
Setelah pembongkaran ini selesai dilakukan, selanjutnya akan dilakukan penghitungan aset, sebelum dilakukan pelelangan.
"Setelahnya kita akan hitung aset dan lakukan pelelangan, bagi kontraktor yang akan membangun kembali pasar ini," paparnya.
Baca Juga: 6 Kuliner Unik Khas Batam, Ada Teh Obeng dan Mie Lendir
Selanjutnya, pembangunan kembali Pasar Induk Jodoh akan dilakukan dengan mengangkat konsep modern.
Bangunan baru Pasar Induk Jodoh ini akan dibangun lima lantai dan dapat menampung 1.800 pedagang.
“Pasar Induk nanti bisa menampung lebih dari 1.800 pedagang dan ke lima lantai akan diisi oleh pedagang dengan kekhususan masing-masing,” ujarnya.
Ia menyebutkan, untuk lantai dasar merupakan pasar basah, kemudian, lantai dua menjadi lokasi penjualan bahan pokok yang kering, lantai tiga merupakan diperuntukan bagi pedagang pakaian dan lantai empat merupakan pusat elektronik.
“Lantai lima ada food court yang viewnya Singapura. Ada juga masjid di lantai ini,” terangnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli