SuaraBatam.id - Seorang penumpang maskapai dari AS harus diamankan dan diikat dengan lakban di kursi penumpang lantaran melakukan pelecehan seksual terhadap pramugari masakapai.
Pria bernama Maxwell Berry (22) itu terpaksa diamankan karena secara sengaja meraba-raba tubuh pramugari. Pria itu bahkan seenaknya memegangi pantat pramugari.
Melansir dari media lokal, WPVI-TV, pria itu diamankan pada Sabtu (31/7/2021) usai turun dari pesawat Frontier Airlines rute Philadelphia ke Miami.
Kronologi bermula saat Berry yang secara sengaja menggunakan cangkir kosongnya untuk menyentuh bagian pantat seorang pramugari.
Tidak hanya itu, ia lantas menumpahkan minuman yang dibawa ke bajunya, lalu pergi ke kamar mandi dan keluar tanpa mengenakan baju.
Salah seorang pramugari lantas mengambilkan baju miliknya, sementara Berry berjalan di sekitar pesawat bertelanjang dada selama 15 menit. Saat itulah, Barry kembali meraba-raba payudara pramugari.
Salah seorang kru laki-llaki yang melihat perbuatan Berry lantas bereaksi dan memintanya untuk berhenti melakukan hal itu. Namun, bukannya menurut, Berry malah memukul kru tersebut.
Ulah Berry membuat penumpang lainnya murka dan lalu meringkusnya. Agar tak berulah, ia diikat menggunakan lakban di kursi hingga pesawat itu mendarat.
Setelah mendarat, Berry diamankan oleh polisi dan dibawa ke Penjara Miami. Dia didakwa melakukan pelecehan dengan hukuman penjara.
Baca Juga: Kericuhan Terjadi Dekat Departemen Pertahanan AS Pentagon, Seorang Polisi Tewas
Kekerasan terhadap pramugari mengalami peningkatan belakangan ini. Setidaknya ada 2.500 laporan pelecehan yang dilakukan terhadap pramugari.
FAA juga mengatakan mereka yang menyerang pramugari dapat menghadapi hukuman penjara dan denda hingga $ 35.000 (£ 25.000).
Berita Terkait
-
Tundukkan Australia 4-3, Amerika Serikat Sabet Perunggu Olimpiade Tokyo
-
Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Seksual
-
4 Poin Klarifikasi Niko Al Hakim Soal Tudingan Pelecehan Seksual, Ngaku Sudah Minta Maaf
-
Menaker Minta Perlindungan Pekerja Perempuan dari Pelecehan di Tempat Kerja
-
Legislator Nilai Kunjungan Wapres AS Belum Diperlukan karena Menlu RI dan AS Baru Bertemu
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!