SuaraBatam.id - Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni terus berusaha mengenalkan Indonesia dengan beragam cara unik. Salah satunya dengan menawarkan beragam paket seperti rapat diatas kapal, keliling nusantara dengan kapal dan sepeda, weekend diving dan banyak lainnya.
Salah satunya yakni Study On Board (SOB) yang merupakan program bagi kalangan pelajar, terutama yang bersekolah di pelayaran atau pariwisata.
Saat ini, program SOB memang masih terkendala dengan wabah virus corona yang belum juga membaik. Selain itu, Pelni juga turut mendukung PPKM yang digalakkan pemerintah dengan membatasi aktivitas penumpang.
Namun, meski demikian, SOB juga terus dikembangkan guna mendukung pembelajaran praktek pelayanan di atas kapal dengan panduan anak buah kapal (ABK) profesional dari Pelni yang sarat pengalaman.
Hal ini guna mendukung pemahaman teori yang diterima siswa di dalam kelas sehingga diharapkan nantinya mereka tidak lagi "kaget" dengan lingkungan kerja di kapal
Tidak hanya belajar, Pelni juga menyiapkan program Tour On Board (TOB) yang diperuntukkan bagi pelajar TK, SD, SMP hingga SMA atau sekolah umum.
Sejumlah pelabuhan sebelumnya sudah disiapkan sebagai penyelenggara TOB, seperti Tanjung Priok, Jakarta. Surabaya, Jawa Timur. Belawan, Medan, Sumatera Utara. Bitung, Sulawesi Utara dan Kumai Kalimantan Selatan.
Rombongan siswa pertama kali akan menemui kepala cabang dan perwakilan kapal ketika tiba di pelabuhan, sebelum mulai dikenalkan dengan tata cara naik kapal, mulai dari membeli tiket, cara check in di departure control system (DCS), hingga naik ke atas kapal.
Selanjutnya, mereka juga dikenalkan dengan berbagai komponen kapal, hingga menuju ke anjungan untuk mendengarkan Nahkoda menjelaskan spot-spot terbaik di kapal. Tidak lupa, rombongan juga diizinkan untuk berfoto selama di kapal.
Baca Juga: PT Pelni Stop Sementara Pelayanan di Jayapura Mulai Hari Ini
Program Bahari Pelni Untuk Perkembangan Wisata Indonesia
Pelni juga sebelumnya sudah merilis kegiatan wisata bertajuk "Kapal Hotel Terapung" yang diharap jadi pendukung perkembangan wisata seperti Karimunjawa, Raja Ampat, Wakatobi, Banda Neira, Labuan Bajo dan Derawan.
Hal ini karena kapal wisata Pelni membawa wisatawan menuju berbagai destinasi wisata di Indonesia.
Masyarakat di Pulau Karimunjawa turut ketiban rejeki lantaran Kapal Pelni secara tidak langsung memberi "jalan mulus" untuk wisatawan yang ingin berlibur di Karimunjawa dengan ongkos murah dengan menyediakan perjalanan Semarang-Karimunjawa setiap Jumat malam kembali Ahad sore untuk melayani wisatawan.
Sebelum wabah virus corona, Pelni setidaknya telah mengantarkan lebih dari 30 ribu wisatawan menuju Karimunjawa.
Bahkan, acap kali berbicara tentang Karimunjawa, tidak akan jauh dengan Kapal pelni. Alasannya simpel, karena destinasi ini identik dengan kapal berbiaya murah yang ditawarkan Pelni menuju pulau itu.
Tag
Berita Terkait
-
Berita Viral Hari Ini: Warganet Lukis Kue Pakai Susu, Hasilnya Malah Bikin Merinding
-
PPKM Diperpanjang Lagi, Luhut: Ada 12 Kabupaten/Kota Terapkan Level 3
-
PPKM Level 4 Diperpanjang, DIY Fokus Turunkan Positivity Rate
-
PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Sebut Kasus Covid-19 Masih Sangat Dinamis dan Fluktuatif
-
Kabupaten Gowa Tunggu Perintah Pusat Terkait Perpanjangan PPKM
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
BRI Peduli Tebar Kebaikan di Paskah 2026, Ribuan Paket Sembako Dibagikan
-
Dari Limbah ke Nilai Ekonomi, Peran Holding Ultra Mikro Dorong Usaha Perempuan
-
Warga Lingga Kecewa: SPBU Tutup, Harga BBM Eceran Capai Rp20.000
-
Kios BBM di Lingga Umumkan 'Maaf Bensin Habis', Begini Kata Pertamina
-
Kronologi Kepala Imigrasi Batam Dicopot usai Viral Dugaan Pungli Wisatawan Asing