SuaraBatam.id - Sprinter Indonesia, Alvin Tehupeiory berhasil menyelesaikan lomba di babak pertama nomor 100 meter putri dengan finis di urutan terakhir atau kedelapan dengan catatan waktu 11.92 detik di Olympic Stadium, Jumat (30/7/2021).
Tergabung di heat kedua, sprinter putri asal Maluku itu tak mampu berbuat banyak bersaing dengan deretan atlet dunia seperti Elaine Thompson-Herah dari Jamaika yang mencatatkan waktu tercepat dengan 10.82 detik.
Posisi kedua diraih wakil Swiss Mujinga Kambunjdi dengan waktu 10.95 detik. Sementara di tempat ketiga ada sprinter asal Jerman Tatjana Pinto dengan 11.16 detik. Dengan begitu, mereka berhak melaju ke semifinal.
Dengan catatan ini, perjuangan Alvin di Olimpiade Tokyo, tdipastikan berhentik karena merujuk ada catatan waktu, torehan Alvin di babak pertama tak lebih baik saat berlomba pada babak kualifikasi.
Saat itu, ia mengawali debut di Olimpiade dengan cacatan waktu 11.89 detik. Hasil ini pula yang menempatkan Alvin di posisi ketiga, sehingga lolos ke babak utama bersama dengan wakil Antigua dan Barbuda Joella Lloyd dan sprinter asal Malawi Asimenye Simwaka.
Selain itu, Alvin juga belum berhasil memenuhi ambisinya memecahkan rekor nasional 10.56 detik yang telah 22 tahun dipegang Irene Truitje Joseph.
Dengan demikian, personal best Alvin masih bertahan di angka 11,64 detik yang ditorehkannya saat berlaga di Kejuaraan Nasional 2019.
Hasil babak pertama heat 2 nomor 100 meter putri
1. Elaine Thompson-Herah (Jamaika) 10.82 detik
2. Mujinga Kambunjdi (Swiss) 10.95 detik
3. Tatjana Pinto (Jerman) 11.16 detik
4. Khamica Bingham (Kanada) 11.21 detik
5. Risangela Santos (Brazil) 11.33 detik
6. Kelly-Ann Baptiste (Trinidad dan Tobago) 11.48 detik
7. Vittoria Fontana (Italia) 11.53 detik
8. Alvin Tehupeiory (Indonesai) 11.92 detik
Baca Juga: Covid-19 Melonjak, Guru Besar FK Unair Sampaikan Sejumlah Rekomendasi ke Pemerintah
Berita Terkait
-
Menpora Siapkan Penghargaan untuk Seluruh Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo
-
Jadwal Perempat Final Olimpiade Tokyo Sepak Bola Putri : Ada Belanda vs AS
-
Yuta Watanabe: Pagi di Bulutangkis, Malam Tanding Basket Olimpiade Tokyo
-
Empat Prefektur di Jepang Segera Berstatus Darurat Covid-19, Bagaimana Nasib Olimpiade?
-
Sambut Kepulangan Eko Yuli Cs, Menpora Sampaikan Pesan dari Jokowi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI