SuaraBatam.id - Kelakuan netizen Indonesia lagi-lagi membuat satu negara geger. Baru-baru ini, seorang pria yang mengaku dari Aceh menuduh Presiden Joko Widodo menyogok aparat.
Pria yang diduga bernama Wulan Maulana itu juga menyebut, Presiden Jokowi menghancurkan umat Islam dan mengancam Aceh bakal memisahkan diri dari Indonesia.
Video yang salah satunya diunggah oleh akun Twitter Jumianto_RK itu lantas viral. pria itu juga menyinggung soal penangkapan orang-orang yang mengkritik Presiden Jokowi.
“Kau Jokowi, di zaman kau sekarang sudah melampau. Berapa ramai orang yang kau tangkap, orang yang kau penjarakan, orang-orang yang mengkritik kau,” tuturnya.
“Negara Indonesia negara demokrasi, tapi yang mengkritik kau, semua kau polisikan,” kata dia lagi.
“Sekarang semua polisi-polisi kau sogok. Kalau polisi melawan kau buang jabatan. Tentara-tentara semua kau sogok, tentara melawan kau buang jabatan,” ujarnya.
Bahkan, tidak berhenti dengan tuduhannya itu, ia menuding Presiden Jokowi telah menghancurkan umat Islam hingga dirinya pun tak segan-segan mengatai orang nomor satu di Indonesia itu bermuka binatang.
“Sehingga kau hancurkan umat Islam dengan umat Islam! Sungguh jahaman kau Jokowi. Kau tak tahu malu, persis kau macam muka ba*i!” kata dia.
Menurutnya, Presiden Jokowi adalah PKI yang mana ‘otak’ tersebut disiarkan oleh Megawati.
Baca Juga: Pembunuh Mayat Pria Terikat dalam Karung di Aceh Timur Ditangkap
“Ini semua otak PKI yang disiarkan oleh otak Megawati ke otak Jokowi. Jokowi menurunkan kepada bawahannya kepada anjing-anjing-anjing penjilat Jokowi,” kata dia.
Jelang menutup rekaman viral itu, pria tersebut kembali mengancam agar Presiden Jokowi tidak menyalahkan orang Aceh jika meminta merdeka alias pisah dari Indonesia.
“Ingat, Jokowi, jangan kau buat bangsa Aceh marah! Ingat Jokowi, jangan kau salahkan bangsa Aceh di saat bangsa Aceh minta pisah, minta merdeka!” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Singgung Pengritik Jokowi Ditangkap, Pria Aceh Tuding Jokowi Sogok Polisi
-
Viral Pria Aceh Sebut Jokowi Laknatullah Hingga Ancam Tembak Kepala Jokowi
-
PPKM Diperpanjang sampai 2 Agustus, Ini 4 Poin Penyesuaian Baru yang Disampaikan Jokowi
-
Kemungkinan Ada Covid-19 Varian Lain Lebih Ganas, Warga Diminta Tetap Waspada
-
Selebgram Aceh yang Disebut Mirip Barbie, 7 Fakta Herlin Kenza
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!