SuaraBatam.id - Satgas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang, menyebut, ada 10 orang warga setempat yang tertular COVID-19 pada 1-22 Juli meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.
Koordinator Lapangan Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang Surjadi,pada Jumat (23/7/2021) mengatakan, warga yang tertular COVID-19 dan bergejala, sebaiknya dirawat agar kondisi kesehatannya kembali pulih.
Meski demikian, sejak Juni-Juli 2021, kondisi tempat tidur di ruang perawatan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit di Tanjungpinang kerap penuh. Kondisi ini menyebabkan pasien COVID-19 menjalani isolasi mandiri.
Saat menjalani isolasi mandiri, tidak seluruh pasien mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan yang jumlahnya terbatas.
"Persoalan utama lainnya yakni obat-obatan, makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh pasien, apakah sesuai dengan kebutuhan tubuhnya saat terinfeksi COVID-19 atau tidak. Jika mereka dirawat, tentu mendapat pengawasan dan penanganan khusus dari tim medis," kata dia kepada Antara.
Ia menyebut, saat ini pihaknya sudah mengusulkan untuk penambahan tenaga kesehatan kepada Pemprov Kepri.
Tidak hanya itu, Pemkot Tanjungpinang juga berharap kapasitas tempat tidur dan ruang rawat pasien COVID-19 di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri) di Tanjungpinang ditingkatkan.
Lebih dari 50 persen tempat tidur di ruang rawat di RSUD Tanjungpinang sudah digunakan untuk pasien COVID-19. Lebih dari 95 persen tempat tidur tersebut sudah digunakan.
"Kami akan meningkatkan kapasitas pelayanan untuk pasien COVID-19. Sejumlah ruang rawat untuk pasien penyakit lainnya, sudah digunakan untuk pasien COVID-19. Karena itu, Mes Pemda Tanjungpinang akan dimanfaatkan untuk pasien yang dirawat, namun bukan sakit karena tertular COVID-19," pungkasnya.
Baca Juga: Ditinggal Anak Rawat Pasien Covid-19, Orang Tua Nakes di Tanjungpinang Meninggal di Rumah
Berita Terkait
-
Celine Evangelista Ternyata Sudah 2 Kali Positif Covid-19
-
CDC: Orang Vaksin Covid-19 Lengkap Berisiko Kecil Sebarkan Virus Corona
-
China Mulai Pengujian Covid-19 Massal, Jalur Kereta Ditutup
-
Warga Baratajaya Surabaya Demo Tolak Gedung SDN Dipakai untuk Isoman
-
Heboh Ajakan Aksi Jokowi End Game, Polri Angkat Bicara
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025