SuaraBatam.id - Media sosial kembali menjadi salah satu opsi warga Indonesia untuk menkritik kinerja pemerintah yang dianggap 'nyeleneh'.
Pada Jumat (23/7/2021) pagi, media sosial Twitter diramaikan dengan ribuan pertanyaan warganet terkait fungsi dan kegunaan e-KTP, yang masih saja minta di-fotokopi saat mengurus administrasi.
Warganet menilai, kemudahan birokrasi yang selama ini digembor-gemborkan Presiden Jokowi sama sekali tidak terbukti.
Pasalnya, hingga kini, netizen menganggap birokrasi di Tanah Air terlalu "ribet", salah satunya yakni wajib fotokopi saat akan mengurus perizinan vaksin Covid-19 dan lain sebagainya.
Keluhan ini diawali oleh stand-up komedian sekaligus Youtuber, Tretan Muslim yang memprotes syarat vaksinasi Covid-19 yang mewajibkan lampiran fotokopi KTP.
Ia juga melayangkan protes ini kepada ementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui akun Twitter-nya.
"Baca reply banyak yang tidak bisa vaksin karena tidak bawa fotocopy KTP, maksudnya ini kan pandemi, darurat, bahaya, DARURAT, DARURATTT WOYYYYY, KOQ MASIH HARUS FOTOCOPY YA HALOO @KemenkesRI, tolong ciri khas birokrasi Indonesia fotokopi jangan dipake dulu," tulis Tretan dalam cuitannya, dikutip Jumat (23/7).
Tidak butuh waktu lama, cuitannya tersebut mendapatkan ribuan dukungan bahkan samapi menjadi trending topik.
Baca Juga: Potret Daging Buaya di Supermarket, Wujudnya Bikin Kaget Pengunjung
Berita Terkait
-
Rektor UI Mundur Trending Twitter, Netizen: Hasil Dibully Se-Negara
-
Viral Pasangan Pamer Foto Romantis, Menu Makanan Malah Jadi Sorotan
-
Ganti Nama Jadi eFootball, RIP PES Menggema di Twitter
-
Aplikasi Flip Eror Sejak Kamis Pagi, Pengguna Terima Notifikasi Transfer ke Akun Acak
-
Trending di Twitter, Rektor UI Jadi Lelucon Warganet
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar