SuaraBatam.id - Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya akhirnya mengamankan dr Lois Owien lantaran pernyataan kontroversi soal COVID-19. Polisi menyebut, ia ditangkap karena menyebarkan berita bohong kepada masyarakat luas.
"Dokter L telah menyebarkan berita bohong dan atau menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan rakyat," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri yang disiarkan melalui YouTube, Senin (12/7/2021).
Ia melanjutkan, petugas juga mengamankan dr Lois Owien dengan dugaan melanggar peraturan terkait wabah penyakit menular.
"Dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular yang dia lakukan di beberapa platform media sosial," ujarnya.
Ia juga menjelaskan lebih lanjut perihal salah satu unggahan dari akun media sosial dr Louis yang dinilai hoax tersebut.
"Di antaranya adalah postingannya 'korban yang selama ini meninggal karena Covid-19 bukan karena Covid19, melainkan karena adanya interaksi antarobat dan pemberian obat dalam tata cara'," jelasnya.
Saat ini dikabarkan dr Louis sudah ditangkap Polda Metro Jaya pada Minggu (11/7) kemarin sore. Dokter Louis ditangkap atas dasar laporan polisi (LP) model A.
Berita Terkait
-
Polisi Beberkan Alasan Penangkapan dr Lois yang Dianggap Bikin Onar
-
Dokter Lois Ditangkap Terkait Berita Bohong Penanganan Covid-19
-
Sederet Fakta dr Lois Owien, Dicap Gangguan Jiwa Hingga Ditangkap Polisi
-
Polisi Nyatakan Dokter Lois Sebarkan Berita Bohong Tentang Penanganan Pandemi COVID-19
-
Beberkan Alasan dr Lois Ditangkap, Polri: Buat Onar dan Halangi Penanggulangan Wabah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant