SuaraBatam.id - Total 2.341 tenaga kesehatan di Malaysia yang sudah dua kali vaksin Covid-19 kembali terinfeksi virus corona. Kemenkes setempat menyebut, tidak ada nakes yang mengalami gejala parah.
Disampaikan oleh Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Dr Adham Baba, dari 2.341 tenaga kesehatan yang terinfeksi, 778 orang di kategori satu, 1.559 orang di kategori dua, dua orang di kategori tiga dan empat - tetapi tidak ada untuk kategori lima.
"Keuntungan dari vaksin adalah orang-orang ini tidak mencapai kategori lima dan mengurangi keparahan dan kematian. Vaksin melindungi petugas kesehatan dari infeksi parah," kata Adham Baba dilansir The Star, Sabtu (10/7/2021).
Disampaikan olehnya, hingga kini ada 9.392 petugas kesehatan yang terpapar virus corona sejak wabah melanda Malaysia. Dari total tersebut, 3.411 perawat dan 1.229 petugas medis.
Ditemui terpisah, Sekjen Kemenkes Datuk Mohd Shafiq Abdullah mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan engajuan pendanaan dari pihak swasta karena dana yang diberikan Kemenkeu cukup untuk penanganan Covid-19.
Hingga kini, total 1 milyar Ringgit telah dihabiskan untuk menangani wabah dan Depkes saat ini tengah berdiskusi dengan Kemenkeu untuk tambahan 1 milyar Ringgit lagi sebagai bagian dari persiapan hingga Desember ini. [Batamnews]
Berita Terkait
-
Penting! Pasien COVID-19 Butuh Dukungan Sosial Saat Jalani Isolasi Mandiri
-
Survei Serologi Covid-19, Anies: Separuh Penduduk DKI Pernah Terpapar Covid-19
-
Penampakan Pocong saat Gerakan Hening Cipta Indonesia di Kediri
-
Kukar Terapkan PPKM Semi Darurat, Pos Penyekatan Dilakukan di Lokasi Ini
-
Kasus Kian Melonjak, Yoyok Sukawi Setuju Gedung DPR/MPR Digunakan sebagai RSD Covid-19
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Keberangkatan Warga Kepri Mau Jadi Operator Judol Berhasil Dicegah di Pelabuhan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026