SuaraBatam.id - Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mocahammad Bisri menyebut, pemicu kenaikan kasus COVID-19 di daerah itu bermula usai munculnya varian baru, testing, hingga disiplin protokol kesehatan.
"Memang terjadi lonjakan kasus yang signifikan dalam sebulan terakhir di provinsi in i," kata Bisri di Tanjungpinang, Sabtu (3/7/2021).
Ia menyangka, sejak kemunculan varian baru COVID-19 B117 dari Inggris di Kota Batam pada akhir bulan Mei 2021, menyebabkan angka penyebaran virus di daerah setempat makin bertambah.
Dia katakan varian yang diklaim lebih cepat menular itu ketika pertama kali terdeteksi, maka populasinya langsung meningkat.
"Memang betul itu, varian baru jadi penyumbang kasus aktif di daerah kita," ujar Bisri.
Kemudian peningkatan angka testing atau pengetesan COVID-19 masyarakat turut berdampak pada meningkatnya jumlah kasus aktif.
Meski demikian, kata Bisri, upaya itu justru jadi langkah preventif pemerintah terhadap penanganan pandemi COVID-19.
"Semakin banyak testing, maka makin cepat pula mengetahui kondisi COVID-19 di suatu daerah," ungkap Bisri kepada Antara.
Lebih lanjut, Bisri turut mengimbau agar masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan sebagai salah satu kunci memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Baca Juga: Deretan Hotel Berbayar Mandiri untuk Isoman di Jakarta
Kesadaran masyarakat mematuhi 3M, tentu sangat dibutuhkan mengingat saat ini angka keterisian tempat tidur pasien COVID-19 di rumah sakit hampir penuh.
"Ayo dukung pemerintah tekan angka kasus COVID-19. Jangan sampai kita atau keluarga kena virus ini," pungkas Bisri.
Lanjut Bisri sampai saat ini total kasus aktif mencapai 4.142 orang, sekitar 10 persen atau 400 orang menjalani perawatan rumah sakit, selebihnya menjalan isolasi terpadu dan isolasi mandiri di rumah.
Berita Terkait
-
Menteri Luhut Sebut Hingga Dua Minggu ke Depan Kasus Covid-19 di Tanah Air Terus Naik
-
Pecah Rekor Covid-19 Indonesia; Kematian 60.027 Jiwa, Kasus Positif 27.913 Orang
-
Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat
-
Luhut Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Hingga Dua Pekan ke Depan
-
Puluhan Kendaraan Diputarbalik Saat PPKM Darurat Hari Pertama di Jakarta
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam
-
Ketua DPRD Kepri Ditilang usai Viral Pamer Naik Harley-Davidson Tak Pakai Helm