SuaraBatam.id - Pemerintah Republik Indonesia akhirnya memulangkan 145 warga negara Indonesia (WNI) kelompok rentan dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Kamis (24/6/2021) kemarin dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia nomor penerbangan GA821.
Pelepasan pemulangan mereka dari KLIA turut dihadiri Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, Atase Imigrasi KBRI Anton H, Atase Hukum Sumarsono dan Country Manager Malaysia Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Fredrik Kasiepo.
"Ini adalah pemulangan WNI kelompok rentan atas biaya pemerintah Indonesia. Kelompok rentan di sini orang yang sakit, orang tua, ibu dan anak," ujar Hermono.
Para WNI tersebut berasal dari sejumlah depo tahanan yakni Ajil 20 orang, Langkap 9 orang, Juru dua orang, Pekan Nanas 112 orang dan KLIA dua orang.
Berdasarkan daerah tujuannya, dari Aceh empat orang, Bengkulu satu orang, Jambi dua orang, Jawa Barat 10 orang, Jawa Tengah dua orang, Jawa Timur 21 orang, Kalimantan Barat satu orang, Kalimantan Selatan satu orang, Kepulauan Riau 11 orang, Lampung tiga orang, Nusa Tenggara Barat 42 orang, Nusa Tenggara Timur lima orang, Riau lima orang, Sulawesi Selatan satu orang, Sulawesi Tenggara dua orang, Sulawesi Utara satu orang, Sulawesi Barat dua orang, Sulawesi Selatan dua orang dan Sumatera Utara 29 orang.
Country Manager Malaysia Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Fredrik Kasiepo menyebut, pemulangan WNI dari seluruh penumpang regular dilakukan dengan protokol kesehatan seperti di antaranya telah melengkapi dokumen negatif hasil tes usap PCR COVID-19, dan menaati prokes.
"Alhamdulillah Garuda Indonesia kembali dipercaya untuk mengantarkan saudara-saudari kita kembali ke tanah air tercinta, Indonesia," katanya.
Berita Terkait
-
Kemenlu RI Ingin Pulangkan Ratusan ABK WNI Terlantar, Kapal China Tidak Kooperatif
-
Garuda Indonesia Tuding Birokrasi yang Menyulitkan Jadi Biang Kerok Memburuknya Kinerja
-
Garuda Indonesia Dilarang Terbang ke Hong Kong karena Bawa Penumpang Positif COVID-19
-
Sadar Potensi Rugi, Garuda Indonesia Akan Hapus Beberapa Rute Internasional
-
Kondisi Memprihatinkan Setelah Melahirkan, Wanita Dipulangkan dari Malaysia
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang
-
Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri