SuaraBatam.id - Pemerintah berencana menerapkan cukai pada plastik. Hingga kini detail aturan belum resmi dirilis dan masih dalam proses penyelesaian.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Askolani menuturkan, kebijakan yang akan dirampungkan itu diharapkan sejalan dengan keputusan dari DPR.
"Jangka pendek ini mungkin yang akan.. adalah menyelesaikan regulasi plastik yang saat ini masih kita selesaikan untuk bisa sejalan dengan keputusan daripada Komisi XI," katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (21/6/2021).
Terkait wacana cukai minuman berpemanis, Askolani menyebut, hal itu hingga kini masih dibahas pemerintah.
"Dapat kami tambahkan bahwa untuk minuman pemanis tentunya masih dikaji oleh pemerintah potensi untuk bisa menjadi sumber daripada penambahan cukai yang baru," ujarnya melansir Batamnews --jaringan Suara.com.
Ia melanjutkan, pemerintah akan melihat kajian tersebut apakah layak untuk diterapkan. Sehingga, bisa mendukung dari segi perpajakan untuk jangka menengah.
"Tapi kita melihat bahwa langkah ini bukan untuk short term, bisa juga sampai ke medium term, sehingga pemerintah tentunya punya planning dari hasil kajian itu mana yang akan dari hasil kajian itu layak dan bisa diimplementasikan untuk mendukung optimalisasi dari sisi perpajakan secara komprehensif jangka menengah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tujuh Hotel di Bandar Lampung Tunggak Pajak, Pemkot Segera Lakukan Penyegelan
-
Hasil dari Genjot Pajak, Penerimaan Negara Tembus Rp 726,4 Triliun Hingga Mei 2021
-
Kota Cimahi Rayakan HUT ke-20, Warganya Dapat Kado Ini
-
Situasi Masih Pandemi, Pemkot Palembang Naikkan Pajak Tempat Hiburan Jadi 40%
-
Pedagang dan Warga Bicara Polemik Pajak Sembako di Tengah Pandemi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar