SuaraBatam.id - Puluhan orang diduga preman ditangkap jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang Batam, Kepulauan Riau, Sabtu dini hari. Mereka diduga lakukan pungutan liar.
Mereka ditangkap di sejumlah tempat. Mulai dari pungli hingga parkir liar. Penangkapan preman ini setelah muncul instrusksi Kapolri.
Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, aksi premanisme tersebut cukup meresahkan.
"Polda Kepri pada pagi dini hari pukul 00:30 wib mendapatkan informasi adanya beberapa oknum yang meminta uang jasa parkir melebihi batas," ujar Harry.
Kemudian, petugas langsung bergerak ke TKP yaitu Pasar TOS 3000, Kecamatan Lubuk Baja, berhasil mengamankan empat orang. Selain meminta bayaran melebih batas, mereka juga tak memiliki surat tugas sebagai juru parkir.
Selanjutnya, polisi bergerak ke pasar Tradisional Sei Jodoh. Di sana mengamankan 8 orang pemuda yang memeras pengunjung pasar. Diantara mereka tanpa memiliki identitas.
Untuk yang di simpang pasar Samarinda, seorang pelaku DA diamankan karena ribut dengan warga sekitar dengan membawa senjata tajam.
"Dengan 13 orang tersangka petugas langsung membawa mereka ke Polda Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Harry.
Tak hanya itu, Satreskrim Polresta Barelang juga berhasil mengamankan beberapa pelaku premanisme di Kota Batam yaitu parkiran Alfamart depan Square Penuin, Parkiran depan Bank BRI Nagoya, parkiran Nasi Goreng Goyang Lidah Jodoh, Parkiran Satu Jawa Jodoh, Parkiran Depan Time Zone Lubuk Baja, Parkiran Nasi Ayam Siang Malam, Parkiran BCA Newton dan parkiran Depan Alfamart Penuin.
Penangkapan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim langsung, 10 orang pria yang diduga preman dama pungutan liar berhasil diamankan.
Baca Juga: Ratusan Preman Kedok Parkir Liar dan Pak Ogah Diamankan Polrestabes Makassar
Berita Terkait
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
-
Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Matinya Preman Pasar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Penangkapan Ratusan Pelaku Scam di Baloi View Batam, 5 Bos Judol Kabur Duluan
-
210 WNA Pelaku Scam Dibekuk di Batam, Waspadai Perpindahan 'Alumni' Kamboja
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid