SuaraBatam.id - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto meminta masyarakat Indonesia tidak terlalu ikut campur dalam konflik Israel dan Palestina karena menurutnya hal itu bukan urusan penting Indonesia.
“Kalau soal mendoakan ya doakan, enggak apa-apa. Ya berdoalah. Tetapi kita punya masalah sendiri juga. Secara kemanusiaan, negara-negara Arab saja meninggalkan dia. Bagaimana?” kata dia dalam Apa Kabar Indonesia.
Terlebih, merujuk pada sejarah ia mengatakan, publik bisa lebih jeli dalam melihat awal mula konflik tersebut terjadi. Menurutnya, masalah ini terkesan sulit untuk diselesaikan.
Terlebih, menurutnya pendudukan bukan berarti penjajahan sehingga bangsa Indonesia harus lebih bijak menyikapi hal ini. Selain itu, ada pula pihak yang ingin konflik ini terus berlangsung.
Ia lantas memberi saran agar Indonesia tidak perlu masuk dalam konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Alasannya, karena di dalam negeri saat ini masih banyak masalah yang belum diselesaikan.
“Karena ini sudah seperti benang kusut, dari awal sudah kusut, lalu kita sekarang mau masuk ke dalam kekusutan, sementara di sini banyak masalah yang belum diselesaikan,” ujar dia.
“Timur Tengah saja enggak ikut mereka, karena sadar ada benang kusut di sana, mana yang harus didahulukan. Ini masalah yang dekat acuh-acuh saja, sementara yang jauh dipedulikan. Sementara Israel dan Palestina itu ibarat ayam dan telur, tinggal siapa yang memulai konflik lagi, pecah lagi,” sambungnya, melansir Hops.id --jaringan Suara.com.
Ia berpendapat, konflik Israel dan Palestina adalah konflik yang sengaja dipelihara oleh pihak-pihak tertentu karena ada keuntungan yang diperoleh dari konflik tersebut.
“Harus dilihat, di belakangnya itu ada apa? Apakah tidak dipelihara, apakah diperlihara? Sebab ada kepentingan-kepentingan sesaat oleh orang-orang yang membutuhkan daya tarik, perhatian,” kata dia.
Baca Juga: Debat Panas! Haji Batal, Rocky Gerung ke DPR Bahas Rasa Bersalah Arab Kepada Habib Rizieq
Berita Terkait
-
Pasukan Israel Bunuh 2 Petugas Keamanan Palestina, Padahal Lagi Gencatan Senjata
-
Telur Ayam Berumur Seribu Tahun Ditemukan di Israel
-
Portugal Menang Telak, Fernando Santos: Masih Banyak Hal untuk Ditingkatkan
-
Ancam Prajurit TNI AD Pakai Arit, Dua Pemuda Mabuk Dihajar Warga
-
Miris! Begini Nasib Anak Hasil Kawin Kontrak Ditinggal Ayah Pulang ke Arab
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Inovasi dari Perbatasan: Li Claudia Chandra Diganjar KWP Award 2026
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar