SuaraBatam.id - Jodoh dan kematian merupakan takdir dari Tuhan yang tidak bisa dihindari kapan dan perginya. Meski kita sudah berusaha maksimal, manusia hanya bisa berencana saja.
Seperti yang terjadi pada pasang calon pengantin ini. Mempelai laki-laki terpaksa menikahi calon kakak ipar alias kakak kandung pengantin perempuan karena mempelai perempuan meninggal dunia akibat serangan jantung.
Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada pekan lalu di distrik Etawah, Uttar Pradesh India. Pengantin pria bernama Manjesh Kumar harus menelan pil pahit karena menikahi wanita yang tidak ia kenal dan bukan kekasih yang ia cintai.
Istrinya kini adalah calon kakak iparnya. Hal ini terjadi usai kekasihnya yang akan ia nikahi terkena serangan jantung di detik-detik akad nikah.
Sang mempelai wanita bernama Surabhi itu mendadak jatuh pingsan saat duduk di samping calon suami, tepat sebelum upacara ‘pheras’, sebuah ritual penting dalam pernikahan Hindu.
Sebelum pingsan, ia sempat mengaku tidak enak badan. Keluarga lantas memanggil ambulans. Namun, saat tiba, ramedis tak bisa melakukan apa-apa karena si pengantin wanita sudah tidak bernyawa.
Para tamu lantas turut berduka cita lantaran di hari bahagia berubah menjadi hari berduka. Namun, setelah peristiwa itu, keluarga kedua mempelai kemudian mendiskusikan pilihan mereka ke depan.
Hingga akhirnya salah seorang kerabat kemudian menyarankan agar pengantin pria menikahi saudara perempuan almarhum, yang bernama Nisha. Usulan ini diterima oleh orang tua pengantin wanita.
“Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi ini. Kedua keluarga duduk bersama dan seseorang menyarankan agar adik perempuan saya Nisha menikah dengan pengantin pria. Keluarga membahas masalah ini dan keduanya setuju,” kata saudara laki-laki Surabhi, Saurabh.
Baca Juga: Ngaku Dapat 13 Undangan Pernikahan dalam 2 Minggu, Lelaki Ini Kebingungan
Yang bikin haru ketika pernikahan itu berlangsung di depan jenazah calon pengantin wanita.
“Itu adalah situasi yang aneh ketika pernikahan adik perempuan saya berlangsung sementara mayat adik perempuan saya yang lain terbaring di ruangan lain,” ujar Saurabh dilansir laman Odditycentral.
Melansir Hops.id (jaringan Suara.com), pernikahan itu cukup suram lantaran jasad sang mempelai perempuan terbaring di ruangan sebelah dari resepsi.
Sambil menangis dan berusaha tegar, Nisha dikatakan telah menerima pernikahan sebagai kewajiban untuk keluarganya.
“Itu adalah panggilan yang sulit bagi keluarga kami. Seorang putri terbaring mati di satu ruangan dan pernikahan putri lainnya sedang dilangsungkan di kamar lain. Kami belum pernah menyaksikan emosi campur aduk seperti itu. Kesedihan atas kematiannya dan kebahagiaan pernikahannya belum meresap,” kata paman Surabhi, Ajab Singh.
Berita Terkait
-
Momen Haru Akad Nikah, Pengantin Pria Menangis tak Didampingi Sang Ayah
-
Mempelai Wanita Diarak Warga Naik Perahu, Pengantin Pria Menangis Sesenggukan
-
Perumahan Villa Mutiara Gading 1 Bekasi Berlakukan Micro Lockdown
-
Pengantin Wanita Datang Bulan di Hari Pernikahan, Suami Mendadak Ngambek di Pelaminan
-
Rusak Momen Berharga Pengantin karena Kejar Burung, Aksi Ibu Ini Bikin Kesal
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas