SuaraBatam.id - Banyak PNS Kepulauan Meranti bolos di hari pertama masuk kerja usai Idul Fitri, Senin (17/5/2021).
Hal itu diketahui dalam inspeksi mendadak (sidak) di tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepulauan Meranti.
Sidak dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti yang terbagi dalam dua tim.
Bupati Meranti Muhammad Adil melakukan sidak ditemani oleh Asisten 1 dan Kepala BKD. Sementara Wabup Meranti Asmar bersama Sekda.
"Libur telah usai. ASN wajib kerja lagi seperti biasa," tutur Adil.
Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati, PNS maupun Honorer di lingkungan Pemkab Meranti yang tidak masuk tanpa keterangan jelas akan diberikan sanksi tegas.
Bagi pegawai negeri akan dilakukan pemotongan insentif atau TPP selama 1 bulan dan para Honorer akan dilakukan pemotongan gaji.
Selain mengecek tingkat disiplin pegawai, sidak ini juga bertujuan untuk memastikan pelayanan publik sudah berjalan sebagaimana mestinya.
"Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai dengan tupoksi yang telah diberikan khususnya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik," tegasnya.
Baca Juga: Aktivitas PNS DKI Jakarta Usai Libur Hari Raya Idul Fitri
Sementara itu, Kepala BKD Meranti, Alizar mengatakan, ada puluhan ASN yang kedapatan tak hadir. Jumlah pastinya masih belum didapat karena datanya masih dalam proses pendataan.
"Kita sudah ada datanya dan masih merangkum siapa-siapa saja yang tak hadir tadi. Yang jelas ada puluhan orang," tuturnya.
Dia mengaku, bagi PNS maupun Honorer yang tidak hadir akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Sesuai dengan instruksi Pak Bupati, siapapun yang tak hadir akan dikenakan sanksi berat. Ini dilakukan agar ada efek jera dan mengajarkan semua untuk disiplin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas