SuaraBatam.id - Aksi brutal polisi Israel yang mengusir kaum muslim Palestina yang tengah menanti malam Lailatul Qadar beberapa saat lalu membuat banyak pihak bersatu melawan Israel.
Negara yang dibentuk pada 14 Mei 1948 tersebut dengan membabi buta menyerang pemukiman Palestina hingga anak-anak jadi korban dari roket mereka.
Israel lantas mengklaim mereka membalas roket Hamas yang sebelumnya diluncurkan ke Israel. Padahal, serangan itu diawali oleh petugas Israel yang menembaki muslimin yang sedah ibadah pada hari ke 27 Ramadan beberapa saat lalu.
Hal ini lantas membuat semua kalangan di Palestina bersatu tanpa melihat latar belakang agama. Pendeta bernama Musallam bahkan mengajak umat kristiani agar menjaga Masjid Al Aqsa dari Israel.
Tidak hanya itu, ia juga menyerukan kepada umat kristiani agar memberikan perlindungan kepada umat Islam yang diserang tentara Israel.
Ajakan pastor tersebut lantas viral usa dibagikan media sosial Facebook resmi Al Araby. Musallam sendiri diketahui menjabat kepala The World Popular Organisation for Jerusalem Justice and Peace.
Menurut pendeta Musallam, siapapun yang tidak membantu kaumnya maka tidak layak bersama di masa damai.
"Siapa pun yang tidak bersama kaumnya di masa perang, maka tidak layak bersama mereka di masa damai," ujar Musallam dalam sebuah unggahan Facebook di laman Al Araby, dikutip pada Kamis (13/5/2021).
Menurutnya, saat ini seluruh warga Yerusalem yakni Palestina baik muslim maupun Kristen sedang berperang untuk martabat, tanah, tempat suci, dan agama mereka. Ia menyebut, tindakan Israel tidak bermoral.
Baca Juga: Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Sejumlah Daerah di Indonesia
"Kita akan memenangkan pertempuran melawan pendudukan (Israel) karena kita memiliki moral, sementara musuh dan pemukimnya tidak bermoral," ujarnya.
Melansir Hops.id, Pendeta Musallam juga tergabung dalam Komite Penjaga Tempat Suci Islam dan Kristen dikenal sangat vokal mengecam otoritas Israel yang mengusir warga Palestina dari rumah mereka di kawasan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.
Ia memastikan tidak akan pernah membiarkan orang-orang Muslim diusir Israel dari tanah Palestina.
"Kami tidak akan biarkan rumah orang-orang Muslim direbut di Sheikh Jarrah, Silwan, dan Wadi Al-Joz dan orang-orang Palestina diusir," kata Musallam.
Dengan alasan itu, Pendeta Musallam menyerukan kepada para pemuka agama Kristen untuk membantu umat Islam melawan agresi militer Israel di wilayah Palestina.
"Berdirilah wahai para tokoh Kristen bersama kaum kalian, mereka yang ditindas, mereka yang takut dan miskin demi gereja kaum yang tertindas, takut, dan miskin," ujarnya.
Berita Terkait
-
Singgung Konflik Palestina, Amien Rais Bahas Jihad Hingga Islamofobia
-
Profil Gal Gadot: Diserbu Warganet usai Komentari Konflik Israel-Palestina
-
Khatib Masjid Al-Azhar Jakarta: Kita Mengutuk Keras Zionis Israel
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Sejumlah Daerah di Indonesia
-
Ferdinand Mengaku Sedih Lihat Protes ke Israel Via Aplikasi Buatan Yahudi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya