SuaraBatam.id - Politikus senior, Amien Rais turut menyoroti konflik Palestina dan Israel yang memanas belakangan ini. Ia juga mengingatkan, dibawah rezim Joko Widodo, ada unsur Islamofobia yang ganas.
Hal ini ia ungkapkan melalui video berjudul 'Idul Fitri dan Pelajaran Penting dari Kebiadaban Zionis Israel' yang ditayangkan Youtube Amien Rais Official pada Kamis (13/5/2021).
Video itu dibuka dengan ucapan selamat lebaran kepada umat muslim yang baru saja menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh oleh Amien Rais.
Selepas itu, ia mulai berorasi, bahwa umat Muslim tidak dapat bergembira sepenuhnya di hari kemenangan lantaran Palestina tengah menghadapi tentara Israel.
Pria yang pernah menabat Ketua MPR itu juga menyebutkan beberapa kejadian di Paletina lalu mengajak untuk berefleksi mengapa sampai terjadi hal-hal seperti itu.
Ia bahkan menyebut. hal itu terjadi karena negara-negara Arab, negara-negara muslim telah kehilangan jati dirinya.
"Orang yang kehilangan jati diri itu tidak bisa men-define, menentukan 'Siapa aku? Aku harus bagaimana berbuat? Aku harus bagaimana menyongsong tantangan masa depan?' Jadi bingung, galau, serba tidak menentu sehingga pihak lain yang akan memberikan identitas, mendikte, dan itu luar biasa sekali," kata Amien Rais, melansir Terkini (jaringan Suara.com).
Tokoh sentral Partai Ummat itu lalu mengklaim, umat Islam di Indonesia mengalami krisis identitas karena memandang enteng konflik Palestina.
Amien Rais menjelaskan bahwa bangsa Israel yang jumlahnya kecil saja dapat memporak-porandakan bangsa Arab yang jumlah besar karena mereka telah kehilangan jati diri.
Baca Juga: Kengerian Via Vallen di Palestina: Ibadah ke Al-Aqsa Harus Lewati Tentara
"Jadi saya wanti-wanti lagi saudara-sadaraku, jangan sampai kita umat Islam seperti tidak tahu masalahnya. Enak saja kita melihat, sudah seperti ini. Menurut saya sudah, aduh, waktunya sudah sangat-sangat terlambat kalau kita nggak cepat-cepat memutar balik pemahaman kita dan langkah-langkah kita," ujar Amien Rais.
"Saya maaf kalau mengatakan bahwa di rezim Pak Jokowi ini, jelas ada unsur-unsur islamofobia yang luar biasa ganasnya. Kemudian memelihara berbagai macama islamofob lewat YouTube yang terus saja menghujat kita," sambungnya.
Amien Rais melanjutkan bahwa para islamofob ini seperti sedang mengukur bahwa umat Islam tidak akan berani melakukan apa-apa sebagai perlawanan.
"Saya ingin menyampaikan di sini bahwa tanpa ruhul jihad, umat Islam itu mungkin akan terlambat," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Profil Gal Gadot: Diserbu Warganet usai Komentari Konflik Israel-Palestina
-
Khatib Masjid Al-Azhar Jakarta: Kita Mengutuk Keras Zionis Israel
-
Ferdinand Mengaku Sedih Lihat Protes ke Israel Via Aplikasi Buatan Yahudi
-
3 Kontroversi Gal Gadot, Paling Baru Diserbu Komentar Free Palestine
-
Sholat Idul Fitri, Gubernur DKI Jakarta Gunakan Sorban Palestina
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya