SuaraBatam.id - Al-Qur'an bukanlah karya manusia, wahyu Allah yang diturunkan secara bertahap melalui Nabi Muhammad SAW ini memiliki banyak misteri hingga rahasia ilmu pengetahuan yang luar biasa tanpa terikat dimensi waktu.
Sejak dulu, ada banyak penelitian Al-Quran yang dilakukan para peneliti, baik dari kalangan muslim hingga para ilmuwan yang memang tertarik dengan Al-Quran.
Dua ratus tahun lalu, ilmuwan Belanda Antony Leeuwenhoek dalam penelitiannya menemukan bahwa 80 persen tubuh manusia terdiri atas air.
Namun jauh sebelum itu, Allah sudah menjelaskan hal itu dalam surah al-Anbiya ayat 30 dan Fussilat ayat 11.
Pada tahun 2011 lalu, Saul Perlmutter, Adam Riess, dan Brian Schmidt telah memenangkan Nobel fisika terkait penemuan fenomena percepatan ekspansi alam semesta.
Tapi, untuk diketahui pengetahuan itu sudah ada sejak abad ke-6, dijelaskan melalui Al-Quran dalam surah az-Zariyat ayat 47.
Al-Quran juga membahas perkembangan embrio. Surah al-Hajj ayat 5 menarik perhatian Profesor Keith Moore, rekan sejawat guru besar Kanada, Miller di Universitas Toronto.
Moore adalah profesor embriologi dan penulis buku terkenal, The Developing Human. Buku ini merupakan referensi mahasiswa fakultas kedokteran dunia.
Al-Quran sekali lagi membuatnya membuka mata, bahwa ilmu yang ia pelajari selama ini sudah dijelaskan dalam Al-Quran. Dalam edisi bukunya selanjutnya, dia menambahkan informasi yang dia pelajari dari Alquran tentang embriologi.
Baca Juga: Keistimewaan Nuzulul Quran yang Wajib Diketahui
Namun, dunia telah bangkit saat Keith Moore mengeluarkan buku tentang embriologi klinis. Di dalamnya, dia menulis tentang diutamakannya Al-Quran dalam menyebutkan fakta perkembangan embrio.
Guru besar Kanada, Miller dalam salah satu ucapannya mengakui respect dengan penulis barat yang menjelaskan bahwa Al-Quran tidak mungkin ditulis oleh manusia, termasuk Nabi Muhammad.
Alasannya, kitab tersebut memuat topik yang menakjubkan. Kesimpulan tersebut menunjukkan dengan arif bahwa Al-Quran adalah wahyu Ilahi.
Klaim yang paling mudah adalah bahwa beberapa kelompok pembenci Islam menuduh adanya pihak anonim membantu Rasul mengerjakannya. Bahkan, ada yang bilang, setan membantunya mengarangnya.
Miller lantas membantah hal ini dan menyebutnya sebagai fitnah yang keji. Miller memikirkan secara mendalam tentang klaim terakhir dan menganggapnya sebagai semacam pelarian dan kegagalan untuk menghadapi kebenaran.
Jika Al-Quran diilhami setan, mengapa iblis mengisi bukunya dalam penghinaan terhadap setan. Makhluk pengganggu manusia itu selalu mengajak manusia untuk mengingkari perintah Allah sehingga mereka akan masuk ke dalam neraka penuh siksa.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira! Wisata Religi Al-Qur'an Akbar Tetap Buka Selama Lebaran
-
Qaimul Haki Hina Al Quran di TikTok karena Ditinggal Istri
-
Kisah Ustaz Abu Dirikan Ponpes Tunarungu, Cetak Hafidz Pakai Bahasa Isyarat
-
Aldi Taher Bikin Haru Mengaji di Samping Ibunya yang Terbaring Lemah
-
Ferdinand Geram ke Ceramah Ustaz Menachem Ali dan 4 Berita SuaraJogja
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pria Hanyut Terseret Arus usai Terjun ke Laut dari Jembatan Barelang Batam
-
12 Tahun BRILink Agen Dari BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa, Sampai ke Nusa Tenggara Barat
-
Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
BRI Hadirkan Posko Lebaran 2026, Pemudik Bisa Istirahat Gratis
-
Penumpang Mulai Padati Pelabuhan Batam, Pemudik Datang Naik 18 Persen