SuaraBatam.id - Ucapan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok empat tahun lalu sai divonis penjara atas kasus penistaan agama kembali viral.
Sejumlah warganet mengaitkan ucapan Ahok tersebut dengan peristiwa yang belakangan terjadi di Indonesia.
"Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih," ujar Ahok saat itu.
Kini, setelah empat tahun berlalu, warganet di media sosial kembali mencuatkan ucapan Ahok lantaran dinilai menjadi cerminan saat ini.
"Kematian, penjara, perceraian, perselingkuhan, kamar 701, terlunta lunta di negeri orang, wanprestasi investasi ratusan miliar 212 mart, ratusan miliar hangus di First Travel, satu triliun lebih menguap di Abu Tour: ini sekelumit rentetan peristiwa bagaikan sejumput bukti dari sebuah sumpah usai vonis pengadilan," tulis akun Maman Ali Haedar.
"Seperti sumpahnya Bimasuci demi kehormatan Drupadi dalam epos mahabharata dengan menuntut kematian Duryudana: "sumpah itu bagaikan menjelma menjadi sebuah kutukan"," sambungnya.
Untuk informasi, sejumlah catatan yang disebutkan dalam unggahan itu berkaitan dengan pihak yang dulu menjadi bagian dari gerakan 212 yang mendesak Ahok untuk dipenjara.
Sejumlah tokoh gerakan 212 kini tengah disandung masalah, mulai dari Munarman dengan kasus terorisme, Habib Rizieq tersandung kasus prokes hingga Ustaz Maaher Atthuwailibi yang sempat mendekam di penjara sebelum meninggal dunia.
Tidak hanya itu, melansir Terkini.id, simpatisan gerakan 212 yang juga pengusaha travel dan pemilik Abu Tours, Hamzah Mamba tersandung masalah karena kasus penipuan hingga menyebabkan ribuan calon jamaah haji gagal berangkat.
Baca Juga: Ini Pesan Ahok Atas Wafatnya Tengku Zulkarnain
Paling baru, bisnis investasi waralaba 212 mart, yang sebelumnya hadir dari semangat aksi gerakan 212 mendadak tutup toko. Para karyawan mengaku tak digaji hingga para donatur yang merasa ditipu.
Berita Terkait
-
Sumpah Ahok Kembali Diungkit, Netizen: Menjelma Menjadi Sebuah Kutukan
-
Berduka Atas Wafatnya Tengku Zulkarnain, Ahok: Covid-19 Itu Nyata
-
Tengku Zulkarnain Wafat, Ahok Minta Semua Orang Tak Remehkan Covid-19
-
Ahok Berduka Ustadz Tengku Zul Meninggal: COVID-19 itu Ada dan Nyata
-
Ini Pesan Ahok Atas Wafatnya Tengku Zulkarnain
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025