SuaraBatam.id - Seorang bos atau mejikan diduga melakukan penganiayaan terhadap dua karyawannya karena keduanya melaksanakan ibadah puasa.
Dua karyawan tersebut sudah bekerja selama tujuh tahun dengan bosnya tersebut. Kekinian, polisi sudah meringkus empat pelaku penganiayaan terhadap karyawan tersebut.
Kapolsek Dang Wangi, Asisten Komisaris Mohamad Zainal Abdullah mengatakan, tersangka juga memarahi korban karena mereka berpuasa sebelum akhirnya menampar karyawan itu.
“Kejadian tersebut menyebabkan korban mengalami pendarahan dan luka memar di sekujur tubuhnya sebelum berobat ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah (HTAR), Klang,” ujarnya, dikutip oleh Makassar Terkini (jaringan Suara.com).
Zainal menambahkan, peristiwa ini terjadi saat para korban tengah berada di rumah majikan mereka di Bukit Tinggi, Klang. Mendadak, bos mereka marah karena keduanya berpuasa hingga menodongkan senjata pada keduanya agar tidak berpuasa.
“Jangan berpuasa. Siapa yang memberimu gaji? Aku atau Tuhanmu? Apakah kamu ingin mengikuti Tuhanmu atau aku?” ucap majikan tersebut.
“Kejadian tersebut menyebabkan korban mengalami pendarahan dan luka memar di sekujur tubuhnya sebelum berobat ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah (HTAR), Klang,” imbuh Zainal.
Kekinian, para pelaku sudah ditangkap usai petugas menerima laporan.
Baca Juga: Apakah Obat Hirup atau Inhaler Membatalkan Puasa?
Berita Terkait
-
Romantis! Ternyata Ini Menu Berbuka Puasa Kesukaan Habib Rizieq di Tahanan
-
Puasa di Penjara, Rizieq Sibuk Zikir hingga jadi Imam Salat Para Tahanan
-
Menu Berbuka Puasa, Ini Resep Kolak Biji Salak Ubi Ungu yang Manis Gurih
-
Ini Tips Aman Berpuasa Saat Ramadhan Bagi Penderita Diabetes
-
Hits: Magic Mushroom Seperti Antidepresan, Pakai Inhaler Batalkan Puasa?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon