SuaraBatam.id - Sebuah rekaman percakapan yang diduga berasal dari Ustaz Yahya Waloni dengan pendeta Esra viral di media sosial. Meski belum diketahui kebenarannya, saat ini rekaman tersebut sudah tersebar.
Rekaman tersebut juga diunggah ulang oleh kanal YouTube Joe Shine dengan judul ‘Bocor ke Publik! Percakapan Pdt Esra dan Yahya Waloni Buktikan Bahwa Waloni Bukan Ustad’.
Dalam tayangan percakapan tersebut, awalnya Pendeta Esra tampak membuka percakapan dengan sambungan telepon dan mengucapkan salam khas Muslim, yakni “Assalamualaikum”.
Tak menjawab langsung salam tersebut, diduga penceramah Yahya Waloni justru menanyakan balik identitas si penelpon.
“Siapa, nih?” tanya Yahya Waloni, melansir Hops.id (jaringan Suara.com).
Belakangan diketahui, dalam video berdurasi 14 menit tersebut keduanya membahas seseorang bernama Yusuf hingga kabar Yahya Waloni yang menantang pendeta untuk debat.
Yahya Waloni tiba-tiba terpancing emosinya perihal perkara pria bernama Yusuf hingga mengatakan kata-kata dengan nada tinggi yang membuat lawan bicaranya cukup kaget.
Mendapat perlakuan seperti itu, Pendeta Esra lantas mempertanyakan sifat Yahya yang notabene penceramah namun kasar. Hingga akhirnya percakapan itu berujung membahas perihal kesiapan Yahya Waloni yang menantang untuk debat.
“Kapan, kapan, kapan, kapan, kapan?! Tangga berapa, hah?!” tantang Yahya Waloni.
Baca Juga: Kocak! Aksi Wisudawan Gantian Menyamar Jadi Ortu Teman, Bikin Sakit Perut
“Nanti diatur, yang penting Bapak setuju, tapi jangan pakai maki-maki. Jadi, kalau ustad jengkel boleh maki cuk*mai? Jadi, kebiasaan ustaz itu maki-maki?” jawab Pendeta Esra mengingatkan.
Tidak terima disebut gemar memaki, Yahya Waloni lantas menyebut tidak hanya dirinya saja penceramah yang kerap memaki.
“Tidak hanya saya!” kata Yahya Waloni.
Menanggapi jawaban Yahya Waloni, pendeta itu lantas menyebut mungkin saja Yahya Waloni sudah memiliki sifat serupa saat masih menjadi pendeta.
“Berarti anda ustaz tidak beres ini. Jadi, anda ini kayaknya dari pendeta sudah suka maki-maki sampai jadi ustaz kebawaan,” ujar Pendeta Esra.
Mencoba membela diri, Yahya kemudian beralasan kebiasaannya itu karena dia adalah orang Manado.
Berita Terkait
-
Bikin Ngakak, Rombongan Pengantin Ini Salah Masuk Rumah Akibat Google Maps
-
Viral Pengantin Resepsi saat Hamil 8 Bulan, 'Tunggu Anak Sekalian Bun'
-
Viral Driver Ojol Antar Pesanan Ratusan Kilometer, Barangnya Bikin Cemas
-
Kocak! Aksi Wisudawan Gantian Menyamar Jadi Ortu Teman, Bikin Sakit Perut
-
Viral Emak-Emak Pengajian Menggila Ketemu 'Jaehyun NCT', Rebutan Minta Foto
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau