SuaraBatam.id - Unik saja mungkin tidak cukup untuk mengungkapkan nilai nama yang diberikan pasangan Slamet Wahyudi (38) dengan Ririn Linda Tunggal Sari (33).
Pasalnya, pasangan yang tinggal di Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah ini bersepakat memberikan nama anak mereka Dinas Komunikasi Informatika Statistik.
Nama itu tentu tidak asing karena merujuk pada nama organisasi pemerintahan daerah (OPD). Bukan tanpa alasan, sang bapak mengklaim nama itu memiliki nilai yang berarti baginya.
Kepada Suarajawatengah.id, Rabu (7/4/2021) lalu ia menyebut, memberikan nama anaknya Dinas Komunikasi Informatika Statistik karena bernazar memberi nama sesuai dengan nama tempatnya bekerja bila sang istri melahirkan anak laki-laki.
"Waktu istri awal hamil saya sudah nazar kalau punya akan cowok dikasih nama dinas tempat saya mengabdi di Pemkab Brebes yaitu Dinas Komunikasi Informatika Statistik. Jadi saya beri nama itu. Panggilannya Dinko (kependekan dari Dinas Komunikasi)," kata dia.
Nama anak tentu menjadi doa bagi orang tua untuknya kelak. Namun, demikian, nampaknya nama pilihan Yoga (panggilan akrab Slamet) mendapat kritikan dari warganet di Twitter.
Mereka ramai-ramai menyebut sang orang tua tidak memikirkan masa depan anaknya nanti lantaran nama itu dianggap rawa perundungan atau bullying.
"Bapaknya egois! Penghargaan...penghargaan. mbuh! Ga kepikiran apa, anaknya bakal rawan dibully, diejek2 namanya? Namaku yg artinya bagus, tapi "ora ngumumi" aja jadi sering jadi bahan ejek2an. Gara2 Bapak terlalu berpegang pada rumus kasih nama ala orang jawa. Namaku aneh jadinya," tulis walah seorang warganet.
"Nazar yang tidak harus dilakukan. Karena berpotensi tdk baik bg anak di masa depannya nanti, kasian jika diejek," tulis @/sm***sonlan.
Baca Juga: Foto Shandy Aulia, Artis yang Dinyinyiri Warganet 'Nggak Usah Pakai Baju'
"Ortunya seneng ngasih nama gini, sedangkan gak tau nanti di masa depan apakah anaknya juga merasakan yang sama. I hope he's ok tho :( dan dapet kesempatan ubah namanya," ujar @ether***moira.
"Anak lu berpotensi jadi korban bully ntarnya woy.. Pengen beda tp ngorbanin anak itu namanya super duper egois," kata netizen lainnya.
Meski menarik kritikan keras dari warganet, tentu semua pihak mengharapkan yang terbaik untuk sang bayi.
Berita Terkait
-
Perkenalkan, Bayi Ini Bernama Dinas Komunikasi Informatika Statistik
-
Brebes Sosialisasikan Perda untuk Cegah Alih Fungsi Lahan
-
Unik! Bayi di Brebes Ini Diberi Nama Mirip Instansi Pemerintah
-
Viral Mukena Motif Loreng, Netizen Tanya: Habis Salat Langsung Yel-yel?
-
Sosok Ini Curhat Ditolak Artis saat Minta Foto, Netizen: Widi B3?
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia