SuaraBatam.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kepri hingga saat ini mencatat, total ada 5.445 orang atau 42,2 persen petugas publik telah disuntik vaksin virus corona dosis pertama.
Saat ditemui di Tanjungpinang, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah mengatakan, petugas publik yang sudah divaksinasi diantaranya 12.862 orang di Tanjungpinang, Batam 26.510 orang, Bintan 9.645 orang, Karimun 2.461 orang, Anambas 431 orang, Natuna 1.628 orang, dan Kabupaten Lingga 908 orang.
Sedangkan, petugas publik yang sudah menerima vaksin kedua yakni 12.361 orang atau 22,7 persen. Tersebar di Tanjungpinang 2.862 orang, Batam 5.527 orang, Bintan 1.601 orang, Karimun 1.361 orang, Anambas 182 orang, Natuna 242 orang, dan Lingga 585 orang.
Dilaporkan pula, ada 17.461 orang atau 90,7 persen SDM kesehatan di wilayah tersebut yang telah menerima vaksin dosis pertama.
Mereka berasal dari Tanjungpinang sebanyak 2.622 orang, Batam 8.619 orang, Bintan 1.448 orang, Karimun 1.813 orang, Anambas 784 orang, Natuna 1.152 orang, dan Lingga 1.023 orang.
SDM Kesehatan yang sudah menerima vaksin kedua saat ini mencapai 15.978 orang atau 91,5 persen dan berasal dari Tanjungpinang sebanyak 2.558 orang, Batam 7.352 orang, Bintan 1.433 orang, Karimun 1.727 orang, Anambas 772 orang, Natuna 1.120 orang, dan Lingga sebanyak 1.016 orang.
"Mudah-mudahan program ini berjalan lancar dan mendapat dukungan seluruh pihak untuk mencegah penularan COVID-19," ucap Sekda Kepri, Tengku Said Arif Fadillah.
Jumlah orang lanjut usia di Kepri yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 11.199 orang, tersebar di Tanjungpinang 5.000 orang, Batam 5.437 orang, Bintan 647 orang, Anambas 98 orang, dan Natuna 17 orang.
Lansia di Kepri yang sudah menerima vaksin dosis kedua sebanyak 1.460 orang, tersebar di Tanjungpinang 1.398 orang, Batam 16 orang, Bintan 46 orang. [Antara]
Baca Juga: Update 8 April 2021: RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.400 Pasien Covid-19
Berita Terkait
-
Jadwal Berangkat Belum Pasti, Calon Jemaah Haji di KKU Divaksin Covid-19
-
Update Covid-19 Global: Brasil Perluas Lahan Makam untuk Korban Covid-19
-
Harapan Baru, Uji Coba Vaksin HIV Berhasil Menstimulasi Antibodi Langka
-
Hendak Divaksin Covid-19, Kulit Lansia Ini Justru Tak Bisa Disuntik
-
Update 8 April 2021: RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.400 Pasien Covid-19
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta