SuaraBatam.id - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok warga dan diduga relawan yang bertugas menyalurkan bantuan bencana banjir dan longsor di NTT viral.
Pasalnya, dalam video untuk memperlihatkan relawan dan warga terdampak nampak menolak bantuan yang hendak disalurkan.
Belakangan diketahui, ternyata bantuan berupa kasur dan berbagai kebutuhan sehari-hari itu hanya "properti" yang digunakan oknum diduga pejabat untuk pencitraan agar viral saja.
Hal itu dibuktikan dengan ucapan seorang pria berbaju hijau yang diduga relawan menolak mentah-mentah bantuan itu dan meminta rombongan untuk membawanya kembali.
"Kami taruhan nyawa bapak. Jangan seperti ini, bawa pulang saja," ucap pria tersebut dalam video yang diunggah oleh berbagai akun Instagram.
Ia juga meminta kepada pejabat yang berwenang agar segera datang untuk melihat keadaan terkini atau menyalurkan bantuan tanpa harus dibawa kembali.
"Kalau mau menteri atau wakil gubernur datang kesini. Katanya mau kesini. Tapi kalau prosedurnya begini, bawa kesini kemudian foto dan dibawa lagi mending bawa saja pulang," ucapnya.
Penolakan juga diucapkan seorang wanita yang merekam video itu. Ia mengaku kecewa dengan aksi pejabat itu, terlebih saat ini para relawan sudah kesulitan menyalurkan bantuan ke berbagai pelosok.
Dalam video itu, nampak pula sejumlah petugas yang nampak hendak mengamankan penyaluran bantuan meskipun akhirnya tidak jadi digelar.
Baca Juga: Viral Anak di Medan Minta Tolong di Medsos karena Diancam Ayahnya
"Bapak tidak tahu, mereka ini luka-luka (demi menyalurkan bantuan)," ucap perempuan yang diduga merekam video itu.
"Kalau mau bantu ikhlas ikhlas saja, tidak perlu banyak aturan, bapak," ucapnya lagi.
Video ini lantas viral dan memancing emosi dari warganet. Mereka bersama-sama mengkritik perbuatan oknum diduga pejabat itu.
"Pencitraan emang penting di negeri ini," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Banyak Korban, MUI Turut Tangani Penanggulangan Bencana NTT
-
Korban Jiwa Banjir Bandang NTT Terus Bertambah, Begini Situasi Terkini
-
Update Data BNPB: Korban Tewas Akibat Bencana Alam NTT Capai 124 Orang
-
Unair akan Berangkatkan Rumah Sakit Terapung ke NTT Jalani Misi Kemanusiaan
-
Layanan Grup Telkom di NTT Masih Terganggu Akibat Siklon Tropis Seroja
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI