SuaraBatam.id - Jumlah wisatawan asing ke Kepulauan Riau cuma 173 orang selama 1 bulan. Jumlahnya merosot 33 persen lebih di Febuari 2021 kemarin. Senentara kunjungan wisman pada Januari 2021 tercatat 261 kunjungan.
Jika dibandingkan Februari 2020, jumlah kunjungan wisman ke Kepri turun sebesar 99,86 persen sebagai akibat masih merebaknya wabah COVID-19, sehingga berdampak pada industri pariwisata di daerah tersebut.
"Penurunan jumlah kunjungan wisman selama bulan Februari 2021 sebagai turunnya jumlah kunjungan wisman yang berasal dari satu pintu masuk utama, yaitu Kota Batam turun sebesar 39,46 persen," kata Kepala BPS Kepri Agus Sudibyo di Tanjungpinang, Sabtu.
Sebaliknya, kata dia, pintu masuk Kabupaten Karimun mengalami kenaikan kunjungan wisman 15 kunjungan.
Sedangkan Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang tidak terdapat kunjungan wisman.
Secara kumulatif Januari-Februari 2021, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 434 kunjungan, atau turun 99,88 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Jumlah kunjungan wisman terbanyak pada bulan Januari hingga Februari 2021 menurut pintu masuk, yaitu di Kota Batam, sebanyak 419 kunjungan (96,54 persen), dan diikuti oleh Kabupaten Karimun sebesar 15 kunjungan (3,46 persen).
"Sedangkan Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang tidak terdapat kunjungan wisman," ujar Agus.
Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada bulan Januari hingga Februari 2021 didominasi wisman berkebangsaan Singapura dan Malaysia, masing-masing mencapai mencapai 3,46 persen dari jumlah wisman selama Januari sampai dengan Februari 2021. (Antara)
Baca Juga: Terekam Kamera, Kompilasi Kelakuan Konyol Sandiaga Uno Viral
Berita Terkait
-
Jember Fashion Carnaval 2026: Jadwal, Inovasi Tema HEAL dan Aksi Teatrikal Dewi Bumi
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
-
Masa Depan Pariwisata Yogyakarta: Menjaga Budaya di Tengah Arus Global
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun