SuaraBatam.id - Seorang gadis 16 tahun jadi korban pemerkosaan lima pemuda pada Desember 2020 lalu. Usai digagahi oleh lima orang bejat tersebut, korban lantas dijual kepada orang lain hingga akhirnya korban hamil.
Dalam persidangan virtual yang digelar di Sukabumi, korban hadir didampingi keluarga dan kerabat pada Selasa (30/3/2021) lalu.
"Saya hadiri di persidangan ini, terkait sebagai korban Pemerkosaan dari lima orang pelaku," kata dia melansir Terkini.id (jaringan Suara.com).
Korban menuturkan, saat ini ia terpaksa meninggalkan rumah usai sebelumnya tinggal bersama ibunya di Kecamatan Bantar Gadung. Gegara kasus ini, ia terpaksa tinggal di Sukabumi.
"Dengan kondisi hamil saya terpaksa harus mengungsi. Kami dari keluarga yang tidak mampu," kata korban.
Perihal biaya persalinan dan sebagainya, korban mengaku sama sekali tidak punya uang. Jangankan persiapan bersalin, untuk biaya hidup sehari-hari saja dia tidak mampu.
"Ayah saya pekerja serabutan, saya butuh bantuan dan pendampingan," kata korban.
Sementara itu, Dista Anggara Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, saat di konfirmasi membenarkan kasus tersebut saat ini sedang berjalan di pengadilan.
"Kasus ini sedang berjalan dan memasuki tahap akhir," pungkasnya.
Baca Juga: Bubaran Dangdutan, Rusli Dibacok Geng Motor Pas Nongkrong di Kios Ayam
Berita Terkait
-
Istri Terduga Teroris Ucapkan Terima Kasih pada Presiden Joko Wododo
-
Kejadian Langka, Wanita Ini Hamil Lagi saat Sedang Hamil 12 Minggu
-
Miris! Siswi SMA Ini Ngadu ke Pacarnya Usai Diperkosa Ayah Kandung
-
Eks Manajer Klarifikasi Tuduhan Nissa Sabyan Hamil; Itu Video Lama
-
Bubaran Dangdutan, Rusli Dibacok Geng Motor Pas Nongkrong di Kios Ayam
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Duka: Eks Direktur Politeknik Negeri Batam Meninggal saat Bersepeda
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan
-
Perkuat Akses Kesehatan Inklusif, BRI Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Ribuan Masyarakat
-
Pelaksanaan PPDB Madrasah 2026 di Batam Diawasi Ombudsman