SuaraBatam.id - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok petugas polisi berpakaian preman berjejer minta maaf viral di media sosial.
Dalam video itu nampak sejumlah anggota polisi dari Satnarkoba Polresta Malang tengah meminta maaf di depan Dandim 0833 Malang serta Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simarmat karena salah gerebek seorang perwira TNI.
Mereka meminta maaf langsung di hadapan perwira TNI tersebut, Kolonel I Wayan dan Dandim Malang di kantor Kahubdam V/Brawijaya.
Meski dimaafkan, sejumlah anggota Satnarkoba Polresta Malang itu tetap dimarahi Kapolres Malang karena dianggap melakukan kesalahan.
"Kamu tahu apa yang kamu lakukan itu sangat membahayakan. Itu bisa membahayakan institusi. Sekarang minta maaf satu per satu kepada beliau," ujar Kapolres Malang dalam tayangan video yang diunggah akun Instagram Teropong.militer.
Setelah dimarahi, satu per satu anggota polisi Satnarkoba Polresta tersebut meminta maaf kepada perwita TNI tersebut.
"Mohon izin, Komandan, kami selaku Kasat Narkoba Polresta Malang Kota, kami meminta maaf atas kesalahan kami saat bertugas," ucap Kasatnarkoba Polresta Malang Kompol Anria Rosa Piliang kepada perwira TNI dan Dandin 0833.
Tidak hanya para anggota, Kapolres Malang juga turut meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat empat anggotanya itu.
"Sekali lagi kami sampaikan komandan, ini merupakan bentuk tanggungjawab kami komandan, kesalahan adalah kesalahan kami. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Khususnya kepada institusi TNI Angkatan Darat, khususnya juga untuk korps perhubungan angkatan darat atas kesalahan prosedur penangkapan yang dilakukan anggota kami. Kami menyampaikan ini tidak berhenti, ada proses yang harus mereka jalani, sidang kode etik dan terbuka," ungkapnya, melansir Makassar.terkini.id (jaringan Suara.com).
Baca Juga: Kasus Sopir Pengacara Rizieq, Sajam Ada di Mobil Sejak AS Pertama Kerja
Ia juga berjanji, para anggota tersebut tetap diberi sanksi karena melanggar kode etik. Melansir Hops.id (jaringan Suara.com), salah gerebek itu terjadi di Hotel Regent Park Malang pada Kamis (25/3/2021) kemarin.
Saat itu, empat polisi dari jajaran Satnarkoba Polresta Malang mengamankan seorang perwira TNI AD Kolonel I Wayan yang merupakan Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad.
Padahal, saat itu, Kolonel I Wayan tengah bertugas dalam Pemeriksaan Materil Perbekalan dan Fasilitas TW I Tahun Anggaran 2021.
Meski I Wayan sudah menjelaskan bahwa dirinya perwira TNI, keempat polisi masih dengan kasar dalam memperlakukan dia dan memaksa Kolonel I Wayan untuk duduk.
Anggota polisi Satresnarkoba tersebut lantas menggeledah seluruh isi kamar Kolonel I Wayan. Usai tak menemukan barang bukti narkoba, mereka lantas meninggalkan lokasi.
Berita Terkait
-
Penggerebekan Salah Prosedur, Kolonel TNI AD Dikasari Sampai Bajunya Robek
-
Viral Kamar Kos Kamar Mandi Dalam Tanpa Sekat, 'Apa Tidak Nyiprati Kasur?'
-
Pria Viral yang Rusak Rambu Jalan di Bekasi Minta Maaf
-
3 Januari Lalu, Polisi Terduga Penembak Laskar FPI Tewas saat Naik Scoopy
-
Kasus Sopir Pengacara Rizieq, Sajam Ada di Mobil Sejak AS Pertama Kerja
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV