SuaraBatam.id - Isti polisi tewas over dosis narkoba di Motel Sky Garden dengan mulut keluar busa. Suaminya bertugas di Polda Sumatera Utara (Sumut).
Motel Sky Garden itu adalah sebuah tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Istri polisi itu berinisial RA (30). Perempuan itu masuk ke tempat hiburan malam dengan membawa narkoba.
Akibat mengonsumsi obat terlarang jenis pil ekstasi itu, RA diduga mengalami over dosis (OD) karena mulutnya mengeluarkan busa. Istri polisi RA juga sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Kota Binjai, namun nyawa korban tidak tertolong lagi.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfimasi Telisik.id membenarkan adanya seorang istri polisi yang meninggal dunia di tempat hiburan malam, Motel Sky Garden.
Namun, Hadi belum bisa memberikan keterangan penyebab meninggalnya korban. Hanya saja, laporan tewasnya korban telah diterima Polda Sumut.
"Iya benar telah meninggal. Akibat meninggalnya itu belum bisa kita pastikan karena sedang kita lakukan penyelidikan," kata Kombes Hadi Wahyudi kepada Telisik.id, Rabu (17/3/2021).
Hadi mengatakan, penyelidikan tewasnya RA dilakukan oleh petugas Direktorat Narkoba Polda Sumut dan telah dilakukan penyisiran di tempat hiburan malam, Motel Sky Garden.
Penyisiran itu untuk mengungkap motif kematian korban.
Baca Juga: Istri Oknum Polisi Tewas Diduga Overdosis di Sumut Tunggu Proses Cerai
"Tim dari Ditresnarkoba Polda Sumut telah melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti kasus tersebut. Petugas juga berusaha melakukan penyisiran di lokasi untuk mengungkap kematian korban apakah tewas akibat obat terlarang atau lainnya," ujarnya.
Berdasarkan laporan Bidang Propam Polda Sumut, kata Hadi, RA sedang menjalani proses perceraian dan tidak rukun lagi dengan suaminya. Namun, status korban masih Bhayangkari di Polda Sumatera Utara.
"Benar yang bersangkutan masih berstatus Bhayangkari, meski dalam proses perceraian. Karena pasutri itu sudah tidak rukun lagi, sekarang keduanya sedang menunggu proses cerai," pungkasnya.
Diketahui, THM Motel Sky Garden beberapa waktu lalu sempat digerebek pihak berwajib. Puluhan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat diamankan.
Selain itu, puluhan pengunjung dan karyawan digiring oleh petugas. Pengunjung beserta kendaraannya kemudian dipulangkan, sementara mesin judi jenis Jackpot disita petugas.
Berita Terkait
-
Menyusuri Hidden Paradise Deli Serdang: Danau Linting dan Lau Mentar
-
Irigasi 125 Meter di Namo Rambe Longsor, Yasonna Laoly Soroti Minimnya Anggaran Pemeliharaan
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam