SuaraBatam.id - Total 12 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang diamankan Kepolisian Resor (Polres) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) segera dipulangkan ke daerah asal mereka.
Berkaitan dengan penulangan ke daerah mereka masing-masing, Satreskrim Polres Karimun akan berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Karimun.
"Kita akan koordinasikan dengan BP3TKI, mereka para korban (TKI) akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing," kata Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, Selasa (16/3/2021).
Ada satu perempuan dari total 12 calon TKI ilegal yang diamankan dari sebuah rumah di daerah Ranggam, Kecamatan Tebing. Sehingga, pihak berwajib juga berkoordinasi dengan pihak Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PTP2A).
Hingga kini, seorang yang diduga menjadi tekong atau pelaku di balik TKI ilegal ini masih diperiksa polisi. Pria itu diringkus bersamaan dengan penggerebekan.
"Kita masih melakukan pemeriksaan," ucapnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Selain itu, Polres Karimun juga mengamankan satu unit kapal boat pancung yang diduga digunakan untuk membawa TKI ilegal dari Karimun ke Malaysia.
Dikabarkan sebelumnya, Tim Bison Satreskrim Polres Karimun menggerebek bangunan yang menjadi rumah sementara bagi calon TKI ilegal pada Selasa (16/3/2021) lalu.
Sebanyak 12 orang diamankan di bangunan tersebut. Pengungkapan kasus TKI ilegal itu bermula dari Informasi yang diterima Polda Kepri, dan kemudian diteruskan ke Polres Karimun.
Baca Juga: Dideportasi dari Malaysia, 8 TKI Positif Corona Diisolasi di Bengkayang
Agar memuluskan jalan mereka menuju TKI di luar negeri, mereka bahkan harus merogoh kocek hingga Rp4 juta kepada pihak penyalur ilegal tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Gerebek Penampungan TKI Ilegal di Kepri, Belasan Orang Diamankan
-
Perusahaan Raksasa Asal Malaysia Dilaporkan Belum Bayar Barang Konsinyasi
-
Nasib Pilu Pria Asal Sanggau Kalbar, Divonis Hukuman Mati di Malaysia
-
Miris! Gegara Bawa Rantang Bekal ke Sekolah, Siswi Ini Diejek Teman-teman
-
Dideportasi dari Malaysia, 8 TKI Positif Corona Diisolasi di Bengkayang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli