SuaraBatam.id - Sosok penceramah yang belakangan mencuri perhatian, Yahya Waloni dalam sebuah video mengatakan, saat ia mendatangi suatu daerah maka saat itu pula turun hujan.
Dalam video yang diunggah akun Youtube Termometer Islam itu, awalnya Yahya Waloni mengajak para jamaah agar tidak lagi menggunakan istilah cebong dan kampret, demikian dilansir dari Makassar Terkini (jaringan Suara.com).
"Makanya malam ini stop itu cebong dan kampret. Sudah selesai," ujar Yahya Waloni kepada jemaah.
Ia lantas bercerita, saat ia memasuki suatu daerah untuk berceramah, mendadak wilayah itu diguyur hujan.
"Saya memang kalau masuk di suatu daerah, ini kekurangan saya, saya kalau masuk berdakwah di satu daerah pasti ada hujan," ungkapnya.
Ia lantas menceritakan salah satu peristiwa saat ia datang untuk berceramah di Kepulauan Riau (Kepri). Saat itu, ujar Yahya, wilayah yang ia datangi sudah lima bulan tak turun hujan.
"Pernah satu kali saya ke Kepri, itu ada asap di Kepulauan Riau. Saya pergi gelap, tidak hujan selama 5 bulan," tuturnya.
Tapi, saat ia datang untuk berdakwah di daerah itu, tiba-tiba hujan turutn sendirinya.
"Begitu saya letakkan kaki saya dari perahu turun ke bawah, langsung diguyur hujan," ujar Yahya.
Baca Juga: Aksi Balap Liar Meresahkan, Ibu-ibu Jadi Korban sampai Terjatuh
Ia lantas menyebut, kedatangan dirinya untuk berdakwah di daerah itu disambut hujan yang merupakan berkah bagi masyarakat sekitar.
"Memang itu tanda-tanda saya. Masuk di suatu daerah, masya allah keberkahan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ondel-ondel Selalu Bawa Makanan untuk Kucing Jalanan, Kisahnya Bikin Kagum
-
Sebut Honor Pendeta Lebih Besar, Yahya Waloni Menyesal Peluk Islam?
-
Ustadz Yahya Waloni Buka Amplop Ceramah Jadi Pendeta, Jumlahnya Bikin Kaget
-
Klaim Tak Kejar Amplop, Yahya Waloni Ternyata Pernah Minta Tambah Honor
-
Netizen Minta Polisi Tangkap Yahya Waloni, Hina Nabi Muhammad dan Kristen
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia