SuaraBatam.id - Sejumlah sekolah di Kabupaten Karimun nekat kembali membuka sekolah tatap muka pada Senin (15/3/3021) meski wabah Covid-19 masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya.
Sejumlah sekolah menggelar Ujian Tengah Semenster hari ini, sehingga semua murid wajib mengenakan masker saat mengerjakan UTS.
Salah satunya seperti yang terlihat di SMP Negeri 1 Karimun yang menerapkan tiap kelas berisi 16 sampai 18 murid saja di dalam kelas.
"Untuk hari pertama ini, kelas 7 yang mengikuti sekolah tatap muka dan langsung ujian tengah semester dengan jadwal Senin-Selasa. Kemudian Rabu-Kamis kelas 8 dan Jumat Sabtu kelas 9," kata Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Karimun, Fajar Horison Abidin saat meninjau langsung ke SMP N 1 Karimun.
Namun, tidak ada penilaian khusus yang diberikan dalam ujian tersebut. Dinas pendidikan hanya ingin melihat semangat belajar murid yang hampir 1 tahun tidak beraktivitas di sekolah.
"Seringkali tugas-tugas sekolah yang diberikan pada anak, bukan mereka yang mengerjakan, melainkan orangtuanya, kakaknya dan sebagainya yang mengerjakan," kata Fajar, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Setelah para murid melakukan ujian tengah sementer. Pembelajaran tatap muka akan dilakukan dengan sistem membagi waktu untuk masuk kelas.
Aktivitas di sekolah akan dimulai sejak pukul 07.00 hingga 09.30 WIB untuk gelombang pertama, dan pukul 10.00 hingga 12.30 WIB pada gelombang kedua.
"Jadi, anak-anak disekolah hanya dua jam pelajaran saja dengan empat mata pelajaran. Dimana untuk satu mata pelajaran dilakukan selama 30 menit," ucap Fajar.
Baca Juga: Kemendikbud Minta Operator Siap 24 Jam Layani Bantuan Kuota Belajar
Selain itu, dalam belajar tatap mula yang dilakukan saat ini. Pihak sekolah tidak diperkenankan untuk memberikan jam istirahat serta tidak membuka kantin sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga diharuskan menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer, serta juga masker cadangan.
Berita Terkait
-
Binjai Luncurkan Program Sekolah Melawan Corona
-
Mayoritas Orang Tua Siswa SD Tolak Sekolah Tatap Muka
-
Disdik Bintan Klaim Sekolah Tatap Muka Tak Timbulkan Klaster Covid-19
-
Wacana Sekolah Tatap Muka se-Tangerang Raya, Gubenur Banten: Boleh, Asal...
-
Guru di Cilegon Sudah Vaksin, Kadindik: Sekolah Tatap Muka Digelar Juli
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant