SuaraBatam.id - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat atau DPC Demokrat Kota Batam nyatakan tetap di barisan Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat. DPC Demokrat Kota Batam tidak membelot ke Demokrat kubu Moeldoko.
Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrat Kota Batam, Hotman Hutapea. Dia menegaskan pihaknya tak mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang memilih Moeldoko sebagai Ketum Demokrat.
DPC Demokrat Batam hanya mengakui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua.
Ia bahkan menyebutkan pelaksanaan KLB di Deli Serdang tidak memenuhi persyaratan.
“Tidak ada satupun persyaratan tersebut yang terpenuhi,” ujar Hotman kepada Batamnews, Selasa (9/3/2021).
Adapun persyaratan KLB sesuai AD/ART Partai Demokrat 2020 yang disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, yaitu dihadiri 1/2 dari DPC yang memegang mandat yang sah, dihadiri 2/3 dari jumlah DPD di Indonesia, serta mendapat persetujuan dari majelis tinggi partai.
“Namun yang jadi pertanyaannya, siapa yang bisa memastikan pemegang mandat di KLB tersebut,” katanya.
Karena KLB dilaksanakan 5 Maret 2021, sementara itu pada tanggal 3 Maret seluruh DPD dan DPC sudah menyerahkan surat pernyataan tidak membuat mandat bagi yang mengikuti KLB.
Lalu pada tanggal 4 Maret 2021, seluruh DPC melaksanakan rapat di daerah masing-masing, dan memberikan laporan virtual ke DPP Partai Demokrat.
Baca Juga: Dalih Ini, Kubu Moeldoko Diam-diam Setor Hasil KLB Demokrat ke Kemenkumham
“DPP se-Indonesia semua di DPP rapat bersama dengan ketum AHY,” bebernya.
Rapat virtual kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 6 Maret 2021, yang dihadiri seluruh pengurus DPC, DPD dan DPP.
“Kami tetap solit bersama AHY,” kata dia.
Berita Terkait
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
-
Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Penangkapan Ratusan Pelaku Scam di Baloi View Batam, 5 Bos Judol Kabur Duluan
-
210 WNA Pelaku Scam Dibekuk di Batam, Waspadai Perpindahan 'Alumni' Kamboja
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid