SuaraBatam.id - Pemerintah Kabupaten Bintan diminta ajukan anggaran bantuan tunai langsung ke DPRD untuk dibagikan ke warga korban COVID-19. Desakan itu diminta DPRD Bintan sendiri.
Sampai kini DPRD Bintan belum menerima usulan penganggaran untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat Kabupaten Bintan yang terdampak Pandemi Covid-19.
BLT Lansia di 2021 ini merupakan janji dari Bupati Bintan, Apri Sujadi.
Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti meminta kepada Pemkab Bintan untuk segera kembali menganggarkan seperti tahun sebelumnya.
"Kami dari DPRD Bintan berharap segera dianggarkan BLT tersebut," ujar Given, kemarin.
Pemberian BLT sangat dirasakan masyarakat Kabupaten Bintan saat pandemi covid-19. Bahkan dengan BLT itu ekonomi masyarakat terbantu.
Hal itu sangat terbukti pada 2020 lalu dimana dana itu mampu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat meskipun hanya tiga bulan.
"Masa pandemi ini kan belum berakhir dan belum diketahui sampai kapan. Jadi, pemerintah perlu membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, seperti, yang terkena PHK oleh perusahaan bergerak di bidang pariwisata," kata politisi Golkar Bintan ini.
Walaupun BLT belum dianggarkan di APBD 2021 ini, bantuan lainnya sudah dialokasikan khususnya untuk program pemulihan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: 6 Lokasi Suntik Vaksin COVID-19 Lansia di Jakarta Utara
Anggaran bantuan tersebut diperuntukkan kelompok nelayan, kelompok UMKM, kelompok tani dan Kelompok Sadar Wisata di desa.
"Kalau anggaran pemulihan ekonomi sudah. Tapi untuk kelompok nelayan, kelompok UMKM, kelompok tani dan kelompok sadar wisata," ucapnya.
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri