SuaraBatam.id - Abdullah Fero (48), seorang nelayan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur terperanjat sepulang dari melaut dan membelah hasil tangkapannya. Ada anakan hiu yang memiliki wajah bak manusia.
Dikutip dari Batamnews.co.id, jaringan SuaraBatam.id, temuan tak biasa dari Abdullah Fero ini telah menimbulkan kegaduhan di dunia maya. Menjadi kabar viral, hingga sampai di media asing, sebutlah misalnya salah satu media di New York, nypost.com. Tertulis pada judulnya, "Baby shark with "human face" looks like YouTube character". Selain itu ada pula salah satu media Inggris, yaitu The Sun yang menurunkan kabar viral di Tanah Air ini.
Abdullah Fero adalah lelaki yang bermukim di kampung nelayan Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Suatu hari, ia melaut ke perairan Butupulu, sebelah Timur Pos Angkatan Laut (Posal) Papela.
"Sekitar jam 11 malam, saya tarik pukat ternyata dapat hiu kira-kira berukuran satu meter lebih," paparnya.
Ia meneruskan kegiatan menjala ikan hingga pukul 02.00 dini hari waktu setempat.
"Paginya sekitar jam enam saya pulang ke rumah, saya belah hiu itu, ternyata ada dua ekor bayi hiu," tandasnya.
Satu ekor bayi hiu kondisinya normal, namun satu lagi berbeda. Baik dibandingkan dengan mamalia laut seperti hiu atau lumba-lumba, maupun ikan seperti cakalang atau makarel. Penampakannya adalah dua bola mata satwa itu tampak besar, terletak di bawah, kepalanya lancip dan mempunyai bibir seperti manusia.
"Saya terkejut kerena sudah berulang kali saya pergi mencari ikan, bahkan sampai hampir melintas di perairan Australia, tapi tidak pernah dapat hiu yang modelnya seperti ini," tukas Abdullah Fero.
Temuannya tadi ia awetkan dalam sebuah toples kaca, agar bisa dilihat banyak orang. Dan terbukti, warga sekitar berbondong-bondong ke rumah Abdullah Fero, demi bisa melihat secara dekat makhluk unik itu.
Baca Juga: Best 5 Oto: SUV Tiger Woods, dr Tirta Tampil Bareng MINI Cooper
Kepala SPKT II Polsek Rote Timur, Bripka Eliazar Beten mengatakan, penemuan mamalia laut berbentuk aneh tadi menyedot perhatian warga.
Agar tidak terjadi kerumunan, Polisi sudah meminta Abdullah untuk mengamankan satwa laut itu di rumahnya. Saat ini hiu itu sudah diawetkan dalam sebuah wadah, sambil menunggu informasi lanjutan.
"Sudah diawetkan. Siapa tahu ada peneliti yang mau mengambil untuk penelitian, tukas Kepala SPKT II Polsek Rote Timur.
Berita Terkait
-
Gempa M 6,1 Guncang NTT Minggu Pagi, Begini Kondisi Terkini di Lapangan
-
Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT
-
7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial
-
Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi
-
Kemenangan Pengepul Sampah di Pilkades Bekasi Disorot Media Asing: Duit Tak Berpengaruh
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar