SuaraBatam.id - Akhir bulan Februari Batam melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua. Tepatnya di pekan keempat Februari 2021.
Vaksin tahap II juga diberikan kepada petugas pelayanan publik yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Tahap ini, untuk TNI-Polri, Satpol PP, lurah atau perangkat desa kelurahan, anggota DPR, DPD, DPRD, pejabat negara, aparatur sipil negara, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, pegawai BUMN, BUMD," kata Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi dalam keterangannya di Batam, Minggu (22/2/2021).
Selain dilakukan di fasilitas kesehatan, vaksin juga dapat diberikan secara massal terpusat di gedung-gedung, serta secara "mobile" di tempat umum.
Sementara untuk tahap pertama, dari 11.800 vial vaksin yang didistribusikan ke Batam, sebanyak 6.389 vial di antaranya sudah diberikan sebagai dosis pertama dan 4.612 vial dosis kedua.
"Ada 25 vial vaksin yang rusak, sisa 774 vial lagi. Kekurangan vaksin untuk dosis kedua sebanyak 1.003 vial," kata Kepala Dinas.
Terpisah, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan vaksinasi tahap pertama selesai pada 28 Februari 2021, setelah itu tahap kedua dimulai.
"Sampai saat ini, sudah 6.389 tenaga kesehatan yang divaksin dosis pertama dan 4.612 yang sudah mendapat vaksin dosis kedua," kata Wali Kota.
Meski vaksin COVID-19 telah diberikan, namun Wali Kota tetap mengajak semua pihak menerapkan protokol kesehatan agar tidak terinfeksi virus corona.
Baca Juga: Sehari Dirawat, Pasien Covid-19 Tewas Loncat dari Lantai 5 RSUD Muara Teweh
Ia juga mengajak masyarakat Batam mendukung program vaksinasi.
"Pemerintah terus menggencarkan vaksinasi COVID-19, ini upaya kita menyelesaikan permasalahan wabah karena virus ini," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam