SuaraBatam.id - Belum lama ini, video seorang wanita yang mengaku menyesal karena pernah menjadi pelakor viral di media sosial. Hanya saja, bukan penyesalannya yang mendapat sorotan, melainkan alasan ia tega merebut suami orang.
Video terkait mulanya ditemukan di TikTok, lalu diunggah ulang oleh akun Instagram milik @mak_lamis. Pada video tersebut, wanita ini menunjukkan suasana rumah sederhananya yang terbuat dari kayu.
"Alasan dulu jadi pelakor karena ekonomi," tulisnya pada caption.
"Inilah penyebab aku menjadi pelakor merebut suami orang lain. Keadaan rumahku yang begitu biasa dan miskin," ungkap dia sembari menunjukkan bagian dalam rumah.
Dia juga mengaku ingin memiliki hidup seperti orang-orang yang berkecukupan. Itulah mengapa ia memilih merebut suami orang.
"Pengen jadi orang kaya, sudah bosan hidup miskin," ungkapnya.
Lewat deskripsi videonya, perempuan itu sendiri menulis bahwa dirinya kini sudah menyesal karena pernah jadi pelakor. Sejak dibagikan, videonya juga telah ditonton hampir 490 ribu kali.
Setelah kembali viral di Instagram, unggahan tersebut banjir hujatan. Alih-alih bersimpati, publik mengingatkan bahwa faktor ekonomi tak ada hubungannya dengan keinginan selingkuh.
"Kemiskinanmu jangan dijadikan pembenaran untuk kelakuan laknatmu. Banyak cara buat memperkaya dirimu. Kerja makanya," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Sudah Cerai Masih Disiksa, Wanita Ini Dipermalukan Keluarga Mantan Suaminya
"Inilah contoh orang yang males kerja. Pengen kaya dengan cara merusak rumah tangga orang lain. Yakin kamu bahagia?" celetuk warganet lainnya.
Ada pula warganet yang berkomentar, "Setidaknya kalau miskin keadaan ekonominya, jangan sampai miskin hati juga, Mbak."
"Kalau pengen kaya berkecukupan ya kerja bukan ngerebut suami orang. Yang jadi istri sahnya sakit tahu," tulis warganet lain di kolom komentar.
"Terus sekarang dapat apa pas udah jadi pelakor?" kata warganet berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas