SuaraBatam.id - Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kepulauan Riau minim penerapan protokol kesehatan COVID-19. Penumpang saling berdesakan saat masuk kedalam kapal, Minggu (14/2/2021) sore.
Salah satu penumpang, Rezki Achyana mengaku tidak ada terlihat petugas melakukan penertiban atau mengatur penumpang yang berdesakan di pelabuhan.
"Tanpa protokol kesehatan, tak ada petugas melakukan penertiban, hampir selama satu jam," kata Rezki kepada Batamnews, kemarin.
Ia mengatakan, saat dirinya mengantre hampir selama satu jam di ruangan tunggu pelabuhan ia tidak ada melihat petugas.
Sehingga penumpang saling berdesakan masuk kedalam kapal.
"Saat saya antre panjang tidak ada melihat petugas di ruang tunggu. Saya cuma melihat hanya satu orang yang berjaga di pintu, Satpol PP, itu pun belakangan," ujarnya.
Rezki menyarankan, seharusnya ada petugas untuk mengakomodir penumpang agar bisa menjaga jarak dan mengikuti protokol kesehatan.
"Jangan sampai terjadi seperti ini lagi," harapnya.
Sementara itu, Kepala KKP Tanjungpinang, Agus Jamaludin mengatakan, dirinya akan menjadikan bahan untuk diskusi dengan Satgas Covid Kota dan Provinsi Kepri atas terjadinya penumpukan penumpang tanpa penerapan Prokes Covid-19.
Baca Juga: Disebut Terima Setoran Judi, Pria Ini Dicari karena Dituduh Hina Kapolres
"Kalau petugas KKP ada tapi bukan untuk menertibkan seperti ini, seharusnya semua petugas terlibat untuk mengatur supaya Prokes Covid bisa diterapkan," ucapnya.
Berita Terkait
-
Usai 10 Jam Diperiksa Kasus Surat Tanah, Eks Pj Walkot Tanjungpinang Hasan Nginap di Penjara
-
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini
-
Cara Kotor Den Yealta, Eks Kepala BP FTZ Tanjungpinang Diduga Terima Fulus Rp 4,4 M Dari Distibutor Rokok
-
Otak-otak Khas Tanjungpinang, Makanan Lezat Dibungkus Daun Kelapa
-
Warga Tanjung Unggat Kepri Curhat ke Polisi Soal Kenakalan Remaja hingga Muncul Buaya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar